SERPIHAN CERMIN RETAK 16 Tung Widut “Senang rasanya kalau nak Yuandra bersedia tinggal di sini. Bisa menemani tante di rumah saat Carlos bekerja,” ucapnya dengan senyum mengembang penuh Selengkapnya
Penulis: Widut
SERPIHAN CERMIN RETAK 15
SERPIHAN CERMIN RETAK 15 Tung Widut Hari itu mendung benar-benar menyelimuti langit abu-abu. Daun hijau diselimuti duka yang sangat mendalam. Bunga-bunga yang ada di taman rumah tak mau bermekaran. Seakan Selengkapnya
SERPIHAN CERMIN RETAK 14
SERPIHAN CERMIN RETAK 14 Tung Widut “Apapun alasannya, kamu harus selalu menemani. Sekarang kamu balik ke rumah sakit. Aku yang mengantarkan orderan,” tangan Pak Carlos mencabut kunci sepeda Selengkapnya
SERPIHAN CERMIN RETAK 14
SERPIHAN CERMIN RETAK 14 Tung Widut “Apapun alasannya, kamu harus selalu menemani. Sekarang kamu balik ke rumah sakit. Aku yang mengantarkan orderan,” tangan Pak Carlos mencabut kunci sepeda Selengkapnya
SERPIHAN CERMIN RETAK 13
SERPIHAN CERMIN RETAK 13 Tung Widut “Bapak nggak usah memberi harapan palsu buat mamaku,” kata Yuandra setelah menggelandang pak Carlos ke luar ruangan. “Yuan. Kebahagiaan hal yang sangat penting bagi Selengkapnya
SERPIHAN CERMIN RETAK 12
SERPIHAN CERMIN RETAK 12 Tung Widut “Diri kamu hanya seharga dua puluh lima juta. Oh betapa rendah,” kata pak Carlos dengan wajah sinis. “Bapak boleh menghina saya apa saja, tapi Selengkapnya
SERPIHAN CERMIN RETAK 11
SERPIHAN CERMIN RETAK 11 Tung Widut “Aku tak mau kehilangan pekerjaan lagi,” kata Yuandra. Mobil Soni kelihatan melaju mendekati mereka berdua, sambil membuka kaca bagian depan dia melambaikan Selengkapnya
SERPIHAN CERMIN RETAK 10
SERPIHAN CERMIN RETAK 10 Tung Widut Setengah jam sudah Pak Carlos membelah keramaian jalanan. Hiruk pikuk ramainya kota ditinggalkan . Warna sejuta senyum para pengguna jalan pun dilupakan. Kini tiba Selengkapnya
SERPIHAN CERMIN RETAK 9
SERPIHAN CERMIN RETAK 9 Tung Widut Lamunan Pak Carlos mengembara sampai jauh. Mulai saat dia pertama kali melihat wajah ayu. Wajah yang sekarang mengganggu hidupnya. Mengganggu pikirannya, dan mengganggu pekerjaannya. Selengkapnya
SERPIHAN CERMIN RETAK 8
SERPIHAN CERMIN RETAK 8 Tung Widut Keduanya diam beberapa saat. Pak Carlos tak tahu apa yang harus dikatakan dengan cerita Yuandra. “Aku pernah pernah protes kepada Allah. Selengkapnya
- Sebelumnya
- 1
- …
- 88
- 89
- 90
- 91
- 92
- 93
- Berikutnya
Tidak Ada Lagi Postingan yang Tersedia.
Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.








