Selama lebih dari satu abad, Nusakambangan identik sebagai pulau penjara terketat di Indonesia, tempat para penjahat kelas berat, terpidana mati, dan pelaku kejahatan paling serius diasingkan. Namun kini, pulau seluas 121.000 hektare (1.210 km²) ini mulai menunjukkan wajah barunya: bertransformasi menjadi Pusat Sentra Pangan Nasional yang menopang ketahanan pangan bangsa.
Profil Sebagai Pulau Penjara
– Sejarah awal: Ditetapkan sebagai wilayah terlarang tahun 1905, mulai dibangun kompleks lapas secara bertahap sejak 1908 oleh pemerintah kolonial Belanda.
– Lapas utama & tahun dibangun:
– Lapas Permisan → 1908 (tertua, kapasitas 700 orang)
– Lapas Karanganyar & Nirbaya → 1912 (masing-masing 750 orang)
– Lapas Batu → 1925 (keamanan tertinggi, 700 orang)
– Lapas Karang Tengah & Glingser → 1928
– Lapas Besi → 1929 (terbesar, 1.200 orang)
– Lapas Kembang Kuning → 1950
– Data terbaru: Total luas area seluruh lapas ± 300 hektare, kapasitas maksimal 3.088 orang, penghuni saat ini sekitar 2.992 napi (2025–2026) . Sebagian besar kasus narkotika, terorisme, pembunuhan, korupsi besar, serta 275 terpidana mati dan 599 napi seumur hidup .
– Keamanan: Berlapis, dikelilingi Samudra Hindia berombak besar dan Selat Cilacap sempit, menjadikan tempat pengasingan paling aman.
Mengapa Jadi Pusat Sentra Pangan?
Dari total luas pulau, hanya sekitar 2–3% yang dipakai untuk kompleks lapas. Sebagian besar wilayahnya adalah lahan subur, curah hujan cukup, dan akses air melimpah—sangat cocok untuk pertanian, perkebunan, peternakan, serta perikanan tambak dan laut.
Apa yang Dikembangkan?
✅ Pertanian pangan: Padi, jagung, kedelai, umbi-umbian dengan sistem modern & ramah lingkungan
✅ Hortikultura: Sayuran dan buah bernilai ekonomi tinggi
✅ Peternakan & perikanan: Sapi, kambing, ayam, serta budidaya ikan air tawar dan laut
✅ Pengolahan & penyimpanan: Gudang dan pabrik pengolahan hasil panen agar tahan lama dan terdistribusi merata
Manfaat Ganda
– Bagi negara: Memperkuat kedaulatan pangan, mengurangi ketergantungan impor, harga stabil
– Bagi pembinaan napi: Mereka terlibat langsung bertani, berternak, mendapat keterampilan dan penghasilan, sehingga lebih siap kembali ke masyarakat
– Bagi daerah: Membuka lapangan kerja baru, meningkatkan pendapatan wilayah Cilacap & sekitarnya.
Referensi
1. Wikipedia Bahasa Indonesia – Nusakambangan (2026): Sejarah pembangunan lapas, luas pulau, daftar LP yang beroperasi
2. ANTARA News – Sejarah dan Fakta Pulau Nusakambangan (Okt 2025): Data lokasi, luas wilayah, status keamanan
3. Kemenimipas & ANTARA – Ketahanan Pangan Tumbuh dari Tangan Warga Binaan (Nov 2025): Program pengembangan pangan, hasil panen, tujuan transformasi
4. DetikNews – Ketahanan Pangan Ala Kemenimipas (Okt 2025): Data produksi pertanian & keterlibatan warga binaan
5. Merdeka.com – Warga Binaan Sulap Nusakambangan Jadi Pusat Ketahanan Pangan (Nov 2025): Awal pencanangan program & manfaatnya .
Ciputat,
21 Juni 2026
Sentra Pangan Nusakambangan








