Hari ini, 11 Agustus, putra kecil kesayangan kita genap berusia lima tahun. Selamat ulang tahun, Zavi Batsya Azura!
Sebagai Opung yang kerap menemaninya bermain di lingkungan rumah, sepanjang hari-hari itu aku memperhatikan tumbuh kembangnya dengan hati yang penuh bangga. Imajinasi Zavi memang sering berubah — hari ini ia bisa menjadi apa saja, besok pun begitu. Namun ada satu hal yang tak pernah berubah, tetap teguh dan ajeg pada karakternya: cintanya pada seragam, semangat prajurit, dan jiwa yang disiplin.
Sering kulihat ia mengenakan seragam tentara atau polisi dengan gagah. Cara ia menggenggam pistol mainan atau senapan laras panjang, sikap hormat yang tegap, langkah yang mengendap dengan penuh kewaspadaan — seakan-akan ia sedang berdiri di barisan yang sesungguhnya. Bahkan mars komando dan lagu-lagu latihan para prajurit pun sudah ia hapal dan nyanyikan dengan lantang.
Yang membuatku takjub hingga hari ini: seakan-akan kesehariannya itu adalah pelaksanaan tugas yang sungguh-sungguh. Kadang ia berpamitan dengan serius: “Aku sibuk, Opung. Harus segera ke kantor menghadap Komandan.” Atau bercerita dengan penuh keyakinan tentang kendaraan lapis baja dan segala hal yang berbau tugas dan kewajiban seorang prajurit. Kata-katanya, sikapnya, semangatnya — seolah darah perjuangan mengalir kencang di dalam dada kecilnya.
Namun di luar segala imajinasinya yang luar biasa itu, ada satu hal yang membuat hatiku semakin berdebar bangga: terpancar jelas di wajah dan jiwanya, darah keturunan Batak yang kental — darah Sitinjak. Zavi adalah Sitinjak keturunan ke-15. Dan bukan hanya itu — lagu daerah leluhur pun sudah ia hapal dan nyanyikan dengan indah, terutama lagu “Sinanggar Tulo”. Di sanalah terlihat: di balik seragam dan senjata mainannya, ia tetap akar yang tak pernah putus — anak yang mencintai tanah leluhurnya.
Pastilah ini membanggakan hati Papah dan Bunda, Opung, Omah, Opah, Nuna, Aya, Om Mpi dan Om Bayu, serta semua yang menyayanginya.
Teruslah tumbuh dan berkembang, Zavi. Tetaplah sehat, kuat, dan ceria. Kejarlah imajinasimu setinggi langit — karena di dada kecilmu, mengalir darah prajurit yang berani, dan di hatimu, tertanam akar leluhur yang tak pernah goyah.
Selamat ulang tahun, Sitinjak ke-15! Semoga kelak kau tumbuh menjadi pemuda yang berani seperti pahlawan di ceritamu, dan berbudi luhur seperti leluhur di tanah Batakmu. Kejarlah impianmu — Opung selalu bangga padamu!
Ciputat,
11 Agustus 2026
SELAMAT ULANG TAHUN, Zavi Batsya Azura! — Sitinjak ke-15





