MYELINASI MENULIS
Oleh : Dr. Wulan Widaningsih,M.Pd
Adakah Anda mengenal Myelin, ,Myelin itu bukan nama bintang Korea atau artis Jepang yang lagi ngetop, tapi myelin yang saya maksud adalah pembungkus layaknya karet yang melingkari Nerver Viber pada otak kita (Neoron Sell Body), dimana never Viber bagai arus listrik yang menghatarkan elektron file ingatan dan respon, jika pelapisnya tebal, atau Myelinnya tebal maka ia mampu menghantarkan arus yang sangat besar. Maksudnya dapat mengingat dan terampil dalam melakukan sesuatu.
Lapisan itu ditemukan oleh seseorang yang bernama Rudolf Ludwig, Karl Vircom tahun 1854. Lebih dari seabad para ahli tidak memperhatikan fungsi Myelin, para pakar lebih tertarik pada syaraf. Namun tepatnya pada tahun 2008 temuan Field dalam coyle menguak fungsi Myelin dan menyebutnya sebagai Copernicus-Size Revolution (revolusi sedasyat temuan Copernicus), rahasia yang terkuak adalah :
- Setiap gerakan, pikiran dan perasaan manusia digerakkan oleh electric signal yang bergerak melalui mata rantai jaringan syaraf.
- Myelin adalah insulasi yang membungkus mata rantai jaringan saraf dengan peran untuk meningkatkan daya pancar, kecepatan dan keakurasian sinyal yang dikirim.
- Semakin sering manusia membakar atau menembal (memberi perintah atau menggerakkan atau melatih diri) sirkuit tersebut , makasemakin optimal jaringan itu bekerja dan semakin kuat daya kecepatan, kemahiran gerak dan pikiran orang tersebut.
Dan riset membuktikan bahwa keterampilan keterampilan manusia merupakan sebuah proses pembentukan insulasi Myelin yang membungkus jaringan jaringan syaraf.
Artinya jika kita mempertajam keterampilan menulis kita, maka Myelin menulis kita semakin tebal. Jika anda berlatih menulis secara berulang ulang maka sebenarnya menulis itu mudah karena Myelin anda semakin tebal. Jadi menulis itu bukan sekedar bakat tetapi juga dapat dilatih, tentunya dengan latihan yang berulang-ulang. Semakin berulang kali menulis maka semakin kuat Myelin anda. Sehingga respon anda terhadap sesuatu menjadi sangat sensitif dan apapun yang pernah dialami, bahkan peristiwa kecil pun bisa menjadi bahan yang asyik untuk ditulis.
Tentunya Myelin akan efektif jika terdapat campur tangan pakar dalam menulis. Arahan dan dorongan seorang pakar akan menyempurnakan arah tulisan menjadi baik. Karena tulisan membutuhkan tatanan yang akurat serta ejaan yang benar. Selain itu Myelin tidak akan menebal dengan cepat tampa dipengaruhi oleh motivasi atau dorongan yang kuat.

Dorongan yang kuat untuk menulis membuat kegiatan menulis berulang-ulang. Dorongan yang kuat ini dapat berasal dari motivasi interen atau eksteren, dan itu harus ditemukan oleh penulis sendiri. Bahwa menulis menjadi bagian dari kebutuhan, merujuk pada banyak manfaat, menunjang keprofesian, menambah penghasilan, mengubah dunia dan sebagainya. Itu biisa diciptakan sendiri hingga menjadi bahan bakar untuk melatih diri menulis.
Selain itu Myelin bekerja tanpa melihat siapa anda, status anda, gender anda, kecerdasan anda, latar budaya, kecantikan dan sebagainya. Jadi jangan heran jika Myelin tidak hanya bekerja bagi orang ahli bahasa saja. Myelin juga dapat terbentuk pada mereka yang berkecimpung di eksakta, tentunya dengan ditempa dengan pembiasan tadi.
Myelin juga akan mudah dibentuk oleh pola asuh orang tua saat anak-anak. Seorang anak yang mendapatkan pola asuh literat, maksudnya dibiasakan menulis dan membaca sejak kecil maka lapisan Myelin menulisnya akan amat tebal dan kuat. Walaupun dalam perkembangannya dia menggeluti keterampilan yang lain dan Myelin menulisnya tertutup, maka jika si anak mulai mencoba menulis kembali maka Myelin yang dulu pernah ada akan menguat kembali, jika terus dilatih maka keterampilan menulisnya akan berkembang dengan dasyat.
Myelin akan mudah terbentuk pada saat masih muda, apalagi anak-anak. Pada usia 30 tahun pembentukannya sudah mulai melambat dan berhenti pada usia 50 tahun. Sepertinya ini menjadi kabar buruk ya, bagi yang baru mau menulis di usia 50 tahun. Namun sebenarnya bisa saja, jika dahulu pernah melakukan aktivitas menulis dan di masa pensiun ingin mengulanginya. Maka Myelin menulis akan muncul lagi dan menebal jika terus dilatih.
Salah satu bentuk penebalan Myelin yaitu dengan melakukan Myelinisasi maksudnya melakukan proses penebalan Myelin dengan cara menulis draf. Yaitu menulis catatan harian yang berulang-ulang setiap harinya. Tidak peduli tulisan anda dicibir dan dicela, tulis saja , lakukan secara konsisten setiap hari. Cukup luangkan waktu menulis satu jam saja setiap hari , maka anda akan sangat ketagihan selanjutnya dan mahir dalam menulis. Agar tulisan draf anda bergizi tentunya anda harus banyak membaca, itu akan sangat membantu tulisan anda menjadi berisi dan up to date.
Mulailah menulis dengan hal-hal yang ringan saja, tentang diri anda, tentang sekeliling anda, tentang yang anda lihat dijalan dan sebagainya. Mulailah menulis dengan hal-hal yang anda sukai, atau sesuai dengan suasana emosi anda. Maka menulis menjadi suatu hal yang mudah untuk dikerjakan dan amat menyenangkan.










