BPVP Kendari Optimalkan Mobil Training Unit Latih Calon Pekerja dan Wirausahawan

Ekonomi, KMAB583 Dilihat

 

 

Oleh : Erwan Mayulu

Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) Kendari, Sulawesi Tenggara mengoptimalkan pekatihan mngunakan Mobil Training Unit ( MTU) di daerah itu guna mencapai pencari kerja yang mmerlukan pelatihan namun  jauh dari lokasi balai latihan kerja.

Pelatihan MTU dengan menggunakan mobil yang dilengkapai peralatan pelatihan yang bisa bergerak daerah satu ke lokasi lainnya. Pelatihan ini  berbasis kompetensi non institusional atau dikenal dengan kegiatan Mobile Training Unit (MTU) .

Pelatihan yang diberikan pada masyarakat adalah materi yang dapat dikerjakan sehari -hari dan menjadi keperluan masyarakat setempat seperti pelatihan tata rias kecantikan,pelatihan service sepeda motor konvensional. Pelatihan pembuatan kue dan roti, hingga pelatihan asisten pembuat pakaian dan  pelatihan fitter structure (Las).

Menurut Kepala BPVP Kenderai Dr. Dr La Ode Haji Polondu, dihubungi penulis, di Sulawesi Tenggara, BPVP Kendari pada tahun anggaran 2022 mengadakan pelatihan MTU sebanyak 20 paket dan telah terlaksana 12 paket. Kegiatannya disenggarakan  untuk Sementara ada 3 kabupaten/kota, yaitu kabupaten Buton Selatan Kabupaten Muna dan Kota Baubau. Untuk sisa pekatnya, Rencana akan ditempatkan di Kabupaten Buton Utara, Kabupaten Konawe Kepulauan, dan Kabupaten Konawe Utara. Jumlah paket MTU sendiri .

Pelatihan itu menggunakan 3 unit  kendaraan MTU BPVP Kendari dengan  jumlah instruktur yang dikerahkan setiap pada setiap pelatihan sebanyak satu (1) orang untuk setiap satu (1) program pelatihan.

Untuk mendapatkan layanan pelatihan MTU ini syaratnya sederahana.  Daerah cukup mengajukan proposal permintaan pelatihan ke BPVP Kendari dengan tembusan Dinas Tenaga Kerja setempat. Selanjutnya, BPVP akan melakukan pengecekan (koordinasi) kesiapan daerah untuk layak atau tidaknya diadakan pelatihan di daerah tersebut. Setelah dinyatakan siap berdasarkan hasil tinjauan lokasi untuk melihat kesiapan tempat dan berbagai hal lainnya(koordinasi), maka pelatihan MTU dapat dilaksanakan.

 

Pelatihan MTU sangat membantu dan menjadi bagian penting untuk menunjang kegiatan BPVP Kendari, pasalnya sejauh ini, kegiatan MTU telah banyak membantu masyarakat yang memiliki keterbatasan untuk mengikuti pelatihan berbasis kompetensi institusional boarding dan non boarding. Pelatihan MTU juga memiliki keunggulan dalam menciptakan angkatan kerja kompeten dan menekan angka pengangguran di daerah tempat pelaksanaan MTU.

Tingkat partisipasi masyarakat pada kegiatan MTU juga cukup tinggi, dan banyak mendapatkan apresiasi dari masyarakat sekitar, lurah dan desa, kepala daerah dan dunia industri tempat pelaksanaan MTU.

LIMA MATERI  PELATIHAN

Pada Jumat (29/7/2022) lalu pelatihan tahap II resmi ditutup di Kantor Lurah Labunia Kecamatan Wakorumba Selatan Kabupaten Muna.

Giat tersebut ditutup Kepala Dinas Transmigrasi dan Tenaga Kerja (Transnaker) Kabupaten Muna yang diwakili Sekertaris Dinas Transnaker Kabupaten Muna Drs La Ode Muhammad Nasir Polondu M.Pd, didampingi Kepala BPVP Kendari Dr La Ode Haji Polondu, S.Pd.,M.Pd., Ketua Dharma Wanita Persatuan BPVP Kendari Ny. Mufridayani Polondu, Camat Wakorumba Selatan La Medi, S.Sos, Kepala Bidang Ketenagakerjaan Dinas Transnaker Kabupaten Muna, Kapolsek Pure, dan beberapa Kepala Desa dan Lurah se Kecamatan Wakorumba Selatan.

Kepala BPVP Kendari Dr La Ode Haji Polondu dalam sambutannya menyebutkan, giat MTU Tahap II yang diselenggarakan BPVP Kendari ditempatkan di Kota Baubau dan Kabupaten Muna dengan lima program pelatihan.

Untuk Kota Baubau ditempatkan di Kelurahan Ngangnaumala Kecamatan Batupoaro, Program Pelatihan Tata Rias Kecantikan dan di Kelurahan Kalialia Kecamatan Lealea, Program Pelatihan Service Sepeda Motor Konvensional. Di Kabupaten Muna di tempatkan di Kecamatan Wakorumba Selatan di desa Pure, Program Pelatihan Pembuatan Kue dan Roti, Kelurahan Labunia Program Pelatihan Asisten Pembuat Pakaian dan Program Pelatihan Fitter Structure (Las).

Pelatihan yang diselenggarakan BPVP Kendari bertujuan untuk menyiapkan angkatan kerja kompeten dan berdaya saing yang bermuara pada kemampuan untuk bekerja dan berusaha.

“Bekerja yaitu diterima kerja pada dunia usaha atau dunia industri sedangkan berusaha yaitu berwirausaha secara mandiri atau kelompok dengan memanfaatkan ilmu dan keterampilan yang diperoleh dari proses pelatihan ini,” kata La Ode.

Mantan Kepala Bagian (Kabag) Rumah Tangga Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia (Kemnaker RI) menambahkan, untuk mencapai sebuah keberhasilan diperlukan ilmu pengetahuan dan keterampilan serta perjuangan yang sungguh-sungguh, pasalnya untuk meniti sebuah kesuksesan tidak cukup hanya dengan deraian air mata, tetapi harus memeras keringat, terkadang harus melewati dan mengalami perasaan sakit, dan dibutuhjan kerja keras yang didasari pada kesungguhan hati dan jangan lupa harus selalu berdo’a dan berserah diri kepada Allah Subhanahu Wata’ala Tuhan Yang Maha Kuasa.

Atas hal itu, lanjut orang nomor satu di BPVP Kendari ini, pihaknya sangat berharap jika para alumni pelatihan dapat memanfaatkan ilmu dan keterampilan yang telah diperoleh sehingga dengan ketrampilan yang telah dimiliki, diharapkan alumni pelatihan BPVP Kendari akan mampu menolong diri sendiri, membuat bangga keluarga dan berkontribusi positif kepada masyarakat lain secara umum serta bermanfaat bagi  pembangunan daerah, bangsa dan NKRI tercinta.

Dia juga berharap, keterampilan yang telah diperoleh para alumni mendapatkan dukungan dari pemerintah kabupaten melalui camat, lurah dan desa dalam bentuk bantuan peralatan atau modal usaha atau memberi ruang kepada mereka untuk diberdayakan agar keterampilan yang dimiliki terus tumbuh berkembang dengan baik.

 

Sekertaris Dinas Transnaker Kabupaten Muna Drs La Ode Muhammad Nasir Polondu M.Pd dalam sambutannya menuturkan, pihaknya sangat berterimakasih dan mengapresiasi kegiatan yang diselenggarakan BPVP Kendari, sebab memberikan dampak positif bagi angkatan kerja dan mampu menekan angka pengangguran.

“Program pelatihan ini sangat baik dan  sangat dibutuhkan, jadi mari kita manfaatkan itu sehingga kita menjadi orang-orang yang lebih baik lagi,” katanya.

Sementara itu, Camat Wakorumba Selatan La Medi, S. Sos dikonfirmasi akan hal ini mengucapkan terimakasih kepada Kepala BPVP Kendari Dr La Ode Haji Polondu beserta jajarannya atas terselenggaranya pelatihan di wilayahnya.

“Dampak dari pelatihan ini sangat terlihat jelas, antusias masyarakat sangat tinggi dan hasil dari pelatihannya memiliki nilai yang baik untuk meningkatkan perekonomian. Karena hal ini, saya berharap kedepan kami masih diberikan kesempatan untuk tetap mendapatkan paket pelatihan dari BPVP Kendari,” tutupnya.

Erwan Mayulu, Penulis Ketenagakerjaan

Tinggalkan Balasan