
BERSYUKUR
Oleh: Hariyanto_pentigraf
Khotib Jumat kali ini berbicara dengan penuh semangat. Seperti biasa di awal pembukaan khotbah mengajak jamaah untuk bertaqwa kepada sang Maha Pencipta. Setelahnya isi khotbah lebih banyak mengupas ajakan berbuat baik.
Seperti biasanya Parto tertidur walau sedang duduk ketika khutbah Jumat dimulai. Mungkin karena suara khotibnya sangat lantang saat itu, tiba-tiba Parto tersadar. Lamat-lamat telinganya semakin jelas mendengarkan sang khotib. “Kebanyakan manusia itu tidak beryukur, “ mata Parto menjadi terang. “Sudah diberi kenikmatan banyak namun masih saja sering mengeluh.” Parto semakin membuka matanya. Baru kali ini Parto merasakan bisa mendengarkan bagian penting isi khutbahnya. Dia merasa tergugah mendengar ucapan Khatib yang seperti tertuju kepada dirinya. Dia menjadi merasa malu.
Isterinya sedikit heran dan sekaligus bahagia melihat perubahan Parto suaminya menjadi lebih rajin menata rumahnya. Ada saja yang dikerjakan dari menata tanaman, membersihkan pekarangan, memperbaiki perabotan.” Kita harus bersyukur atas apa yang sudah ada ini. Tidak usah melihat lainnya yang lebih. Kita sehat bersyukur, badan lengkap bersyukur.” Jawaban Parto pada isterinya yang penasaran. Isterinya menitikkan airmatanya.
Blitar, 04 Sepetember 2021
#edisisholatjumat.










