Penjual Ikan
: Kharir Hatta
Tersenyum, sore kau datang tawarkan ikan segar
Hasil tangkapan suami tersayang
Mujair dan nila tanggung besarnya
Dari sungai dan tambak desa seberang
Kau tuntun sepeda perlahan
Gemeretak aus gir roda depan
Hajah Saopah biasa membeli
Jangan sampai terlewat senja ini
Betapa kecewa hatimu
Kala diketuk rumah gedongan itu
Tak tampak perempuan yang ditunggu
Ditilik ikan-ikan dalam ember hitam
“Ah, ke mana lagi harus kucari pembeli”
Hari telah lewat meninggi
Bedug maghrib bertalu mengabari
Seorang pulang dengan hati nyeri
Kendal, 27 September 2021#39









