PEKAN ketiga di akhir pekan di bulan Oktober. Kembali kita berpantun. Pantun di akhir pekan untuk menjadi hiburan. Kali ini saya ingin menampilkan pantun gurauan atau lebih kita kenal sebagai pantun jenaka.
Pantun jenaka adalah salah satu jenis pantun yang berisi pesan atau kisah-kisah jenaka. Pesannya mencerminkan hal-hal yang lucu dan terkadang tidak masuk akal. Sesungguhnya tujuannya adalah untuk hiburan sekaligus sebagai sindiran. Seperti pantun agama yang berisi perihal agama, pantun nasihat berisi nasihat maka pantun jenaka isinya juga hal-hal yang jenaka.
Beberapa bait pantun berikut mungkin sudah pernah kit abaca. Saya pastikan pantun-pantun ini sudah banyak ditulis dalam buku-buku pantun. Baik dengan sampiran yang persis sama atau dengan sampiran yang berbeda. Namun isi pantunnya menunjukkan makna yang lucu dan jenaka. Boleh jadi juga menggunakan kalimat yang persis sama atau sedikit berbeda tapi mengandung pesan yang sama.
Inilah lima bait pantun jenaka kita untuk menemani akhir pekan kita di bulan Oktober ini. Harapan sederhanaya adalah kiranya dapat menjadi penawar gundah kita jika memang kebetulan lagi gundah-kelana. Selamat membaca.
I
Gemuruh tabuh memecah ruang
Diasah lembing berkilat-kilat
Gemetar tubuh harimau belang
Melihat kambing pandai bersilat
II
Tampak musang lari-berlari
Mengejar ayam beriring-iring
Pisang goreng bagai menari
Melihat ketan di dalam piring
III
Burung gagak mematuk tanah
Makan berulang dalam perahu
Serasa hendak hati merana
Hendak dibilang lidah tak mampu
IV
Menara kembar di Kualalumpur
Naik Sinabung sarat isinya
Jika tidak misai dicukur
Lubang hidung bakal disumbatnya
V
Orang menganyam sambil duduk
Tikar dipasang di tengah balai
Melihat ayam memakai tanduk
Datanglah musang meminta damai
Tbk, 23102021
Begitulah pantun kita pada hari ini. Berkenan kiranya para sahabat penyuka pantun sebagai salah satu budaya bangsa kita untuk memberikan komentar. Syukur jika komentar itu dalam bentuk pantun juga. Dan pantun ini semoga sedikit menghibur kita. Terima kasih.***












