PUISI IBU

Puisi976 Dilihat

Untuk Emak…

Ntah kapan terakhir kulihat senyum mu

Senyum yang selalu menenangkanku

Sedih, senang, bahagia, engkau selalu tersenyum

Tak pernah kau tampakan kekecewaanmu

Kutahu banyak hal yang kau harapkan

Dari kami anakmu, tapi…sudahlah

andai saja waktu bisa diputar

Kalau saja hidup bisa memilih

Kami akan jadi anak  yang membanggakan sesuai harapan mu

Tak usah khawatir mak,

Hidup sudah ketentuanNya..

Biarlah kami menjalaninya

Doakan saja agar kami bahagia dengan persepsinya.

 

 

 

Ibu ku, Emakku

Mak, engkau matahariku

Penuh perjuangan dan harapan

Engkau Bulanku

Yang tak lepas dari mimpi dan semangat

Mak,

Dalam senyummu kuat jiwaku

Dalam marahmu banyak naseha tuk ku

Kalau ku terjatuh

sabar

bersyukur

Belajar lagi katamu

Hidup memang begitu…

 

 

 

Bintang itu bernama Ibu

Sering kubisikan rinduku pada gelapnya

Malam

Sering ku sampaikan gelisahku, harapku, pada

ramainya siang

saat langkah goyah

bingung  tak tentu arah

bintang malam muncul sesukanya

kadang cahayanya redup

sedikit malu-malu

meski sering sendiri dikegelapan, tanpa bulan

sampaikan pada ibuku ‘’aku menyayanginnya’’

 

 

 

Surga Bagimu 

Suara tangis pecah

Saat kehadiranku didunia

Senyum bahagia terpancar dari raut wajahnya

Ah lelah seperti terbayarkan dalam benakmu kala itu

Senang haru tak bisa diungkap dengan kata-kata

Besar harapan

Banyak doa dan kebaikan yang kau ucapkan

Aku dalam buaian belum paham

Apa makna senyummu kala itu

Kutahu saat kulapar aku hanya bisa menangis

Ibu betapa mulia hatimu

Betapa besar jasamu atas diriku

Kini hingga dewasapun masih seperti dulu senyum tulus

Yang tak berubah, raut ikhlas terpancar merekah

Tenang dalam raut yang entah berapa harapan yang belum terwujud

Tapi ibu tetap senyum walaupun banyak harapan yang belum

Tertunaikan

Kau tahu bahwa hidup memang begitu

Tak perlu sesuai dengan keinginan dan kemauanmu

Semua sudah atas ketetapanNya

Surga bagimu Ibu

 

 

 

Waktu subuh

Lirih kudengar suara adzan subuh

Dibalik kamar terdengar suara langkahmu

Untuk tunaikan kewajiban hari ini

Minta, minta apapun itu padaNYa katamu padaku

Bahkan hal yang paling sepele apapun itu

Minta Saja padaNYa

Pada yang memberi segalanya

Nikmat sehat, bernapas bangun dari tidur hari ini

Semua bentuk karuniaNya

Syukuri katamu padaku hari ini

Pada apapun yang tuhan beri

Kini langkah itu kadang sunyi

Tatkala lelah menghampiri

Ibu nasehat ini akan selalu kuingati

Terpatri dalam hati

Minta, minta apapun itu kepada Zat yang maha memberi.

 

 

 

 

Tak Boleh

Mak, mau makan

Boleh

Mak mau minum

Boleh

Mak mau tidur

Boleh

Mak mau belajar

Boleh

Mak mau jalan-jalan

Boleh

Mak mau bermain

Boleh

Mak mau berenang

Boleh

Mak mau ikut ke Ladang

Boleh

Mak mau ini mau itu

Semua boleh,

Cuma 1 hal yang tak boleh

Jangan tinggalkan shalat!!

Sia –sia emak hidup dibunia katamu

Kalau kau tak shalat .

 

Malinau, 06 Januari 2022

 

 

 

 

 

 

Tinggalkan Balasan