Untuk Emak…
Ntah kapan terakhir kulihat senyum mu
Senyum yang selalu menenangkanku
Sedih, senang, bahagia, engkau selalu tersenyum
Tak pernah kau tampakan kekecewaanmu
Kutahu banyak hal yang kau harapkan
Dari kami anakmu, tapi…sudahlah
andai saja waktu bisa diputar
Kalau saja hidup bisa memilih
Kami akan jadi anak yang membanggakan sesuai harapan mu
Tak usah khawatir mak,
Hidup sudah ketentuanNya..
Biarlah kami menjalaninya
Doakan saja agar kami bahagia dengan persepsinya.
Ibu ku, Emakku
Mak, engkau matahariku
Penuh perjuangan dan harapan
Engkau Bulanku
Yang tak lepas dari mimpi dan semangat
Mak,
Dalam senyummu kuat jiwaku
Dalam marahmu banyak naseha tuk ku
Kalau ku terjatuh
sabar
bersyukur
Belajar lagi katamu
Hidup memang begitu…
Bintang itu bernama Ibu
Sering kubisikan rinduku pada gelapnya
Malam
Sering ku sampaikan gelisahku, harapku, pada
ramainya siang
saat langkah goyah
bingung tak tentu arah
bintang malam muncul sesukanya
kadang cahayanya redup
sedikit malu-malu
meski sering sendiri dikegelapan, tanpa bulan
sampaikan pada ibuku ‘’aku menyayanginnya’’
Surga Bagimu
Suara tangis pecah
Saat kehadiranku didunia
Senyum bahagia terpancar dari raut wajahnya
Ah lelah seperti terbayarkan dalam benakmu kala itu
Senang haru tak bisa diungkap dengan kata-kata
Besar harapan
Banyak doa dan kebaikan yang kau ucapkan
Aku dalam buaian belum paham
Apa makna senyummu kala itu
Kutahu saat kulapar aku hanya bisa menangis
Ibu betapa mulia hatimu
Betapa besar jasamu atas diriku
Kini hingga dewasapun masih seperti dulu senyum tulus
Yang tak berubah, raut ikhlas terpancar merekah
Tenang dalam raut yang entah berapa harapan yang belum terwujud
Tapi ibu tetap senyum walaupun banyak harapan yang belum
Tertunaikan
Kau tahu bahwa hidup memang begitu
Tak perlu sesuai dengan keinginan dan kemauanmu
Semua sudah atas ketetapanNya
Surga bagimu Ibu
Waktu subuh
Lirih kudengar suara adzan subuh
Dibalik kamar terdengar suara langkahmu
Untuk tunaikan kewajiban hari ini
Minta, minta apapun itu padaNYa katamu padaku
Bahkan hal yang paling sepele apapun itu
Minta Saja padaNYa
Pada yang memberi segalanya
Nikmat sehat, bernapas bangun dari tidur hari ini
Semua bentuk karuniaNya
Syukuri katamu padaku hari ini
Pada apapun yang tuhan beri
Kini langkah itu kadang sunyi
Tatkala lelah menghampiri
Ibu nasehat ini akan selalu kuingati
Terpatri dalam hati
Minta, minta apapun itu kepada Zat yang maha memberi.
Tak Boleh
Mak, mau makan
Boleh
Mak mau minum
Boleh
Mak mau tidur
Boleh
Mak mau belajar
Boleh
Mak mau jalan-jalan
Boleh
Mak mau bermain
Boleh
Mak mau berenang
Boleh
Mak mau ikut ke Ladang
Boleh
Mak mau ini mau itu
Semua boleh,
Cuma 1 hal yang tak boleh
Jangan tinggalkan shalat!!
Sia –sia emak hidup dibunia katamu
Kalau kau tak shalat .
Malinau, 06 Januari 2022







