Nama SMP Negeri 42 terus berkibar. Di tahun kedua pada saat penerimaan peserta didik (PPD) menjadi incaran siswa lulusan SD untuk masuk ke sekolah ini. Hal ini terbukti dengan animo siswa yang mendaftar mencapai lebih dari enam ratus orang sementara yang akan diterima hanya enam rombel sebanyak 216 orang dengan nilai NEM terendah 21,75 atau rata-rata nilai 7,25. Dengan demikian input siswa yang masuk ke SMP Negeri 42 Semarang adalah anak-anak yang sudah pintar tinggal kita meningkatkan prestasi mereka baik akademik maupun nonakademiknya dan membentuk mereka agar berbudi dan berkarakter.
Sekolah yang dimimpikan oleh segenap warga sekolah dan masyarakat adalah sekolah dengan lingkungan belajar yang mampu mengembangkan seluruh potensi peserta didik secara maksimal yang dijiwai oleh nilai-nilai budaya dan karakter bangsa. Untuk itu, SMP Negeri 42 Semarang menetapkan visi “Terwujudnya perserta didik yang beriman, berilmu, berakhlak mulia dan berwawasan lingkungan.” Pemilihan visi ini untuk tujuan jangka panjang, jangka menengah dan jangka pendek. Visi ini menjiwai warga sekolah untuk selalu mewujudkannya setiap saat dan berkelanjutan dalam mencapai tujuan sekolah.
Untuk mencapai visi tersebut, perlu dilakukan suatu misi berupa kegiatan jangka panjang dengan arah yang jelas. Berikut ini merupakan misi yang dirumuskan berdasarkan visi di atas.
- Menumbuhkembangkan penghayatan dan pengamalan terhadap ajaran agama yang dianut sebagai sumber kearifan dalam bertindak.
- Melaksanakan pengelolaan pendidikan secara efektif sehingga siswa berkembang secara optimal sesuai dengan potensi yang dimiliki.
- Menggali dan menumbuhkan keunggulan kompetensi warga sekolah secara maksimal.
- Mengembangkan gagasan-gagasan pendidikan yang kreatif dan inovatif.
- Memberikan keteladanan budi pekerti yang luhur melalui pembiasaan yang bersumber pada kearifan lokal.
- Meningkatkan kedisiplinan siswa sebagai dasar pengembangan karakter peserta didik.
- Meningkatkan upaya pelestarian lingkungan hidup dalam kegiatan kurikuler dan ekstrakurikuler.
- Meningkatkan upaya pencegahan pencemaran lingkungan hidup dalam kegiatan kurikuler dan ekstrakurikuler.
- Meningkatkan upaya pencegahan kerusakan lingkungan hidup dalam kegiatan kurikuler dan ekstrakurikuler
Adapun Tujuan Jangka Menengah ( 4 th ) SMP Negeri 42 Semarang yang merupakan penjabaran dari visi dan misi sekolah agar lebih komunikatif dan bisa diukur adalah sebagai berikut :
- Mengembangkan budaya sekolah yang religius melalui kegiatan keagamaan.
- Semua kelas melaksanakan pendekatan pembelajaran aktif pada semua mata pelajaran.
- Mengembangkan berbagai kegiatan dalam proses belajar di kelas berbasis pendidikan karakter bangsa.
- Memanfaatkan dan memelihara fasilitas mendukung proses pembelajaran berbasis TIK
- Menyelenggarakan berbagai kegiatan sosial yang menjadi bagian dari pendidikan karakter bangsa.
- Menjalin kerjasama dengan lembaga lain dalam merealisasikan program sekolah.
- Mengelola limbah sehingga menjadi produk yang bermanfaat.
Layaknya seorang anak yang sedang tumbuh berkembang dimana masa-masa belajar terus berproses, SMP Negeri 42 pun terus belajar dan berproses. Menggali dan mengembangkan potensi yang dimiliki, mencari dan melatih bakat-bakat yang terpendam, mengolah rasa dan karsa demi mewujudkan suatu “branding “ sekolah yangtidak kalah dengan sekolah lain, siap mensejajarkan diri bersama sekolah yang lain di Kota Semarang.
Seiring bertambahnya jumlah rombel peserta didik maka bertambah pula pendidik dan tenaga pendidikan di sekolah ini, juga sarana prasarana yang secara bertahap terus ditingkatkan baik kuantitasnya maupun kualitasnya. Tidak ada guru yang mengajar dua mapel dan semua guru PNS memiliki ijasah sarjana dan bersertifikat pendidik. Selain itu itu masih ada guru non PNS yang diperbantukan sebagai tenaga honorer dengan SK Walikota.
Di kegiatan ekstrakurikuler, mulai ada penambahan jumlah pilihan ekstrakurikuler yang bisa dipilih sesuai minat dan bakat peserta didik selain ekstrakurikuler yang sudah ada yaitu modern dance, paduan suara, seni musik, KIR (Kelompok Ilmiah Remaja), BTQ (Baca Tulis Qur’an) dan futsal. Peserta didik diberi kebebasan memilih dua ekstrakurikuler pilihan dan satu ekstrakurikuler wajib yaitu pramuka. Bagi kelas IX kegiatan pengembangan diri ektrakurikuler ini hanya diperbolehkan di semester gasal, sementara di semester genap peserta didik kelas IX tidak diperkenankan mengambil ekstrakurikuler pilihan karena sebagai gantinya mereka diberi tambahan jam pelajaran untuk menghadapi UNBK.
Di bidang kesiswaan, selain ekstrakurikuler yang beragam, sekolah juga mengadakan LDK (Latihan Dasar Kepemimpinan) bagi OSIS dan pramuka. LDK ini bertujuanmengenalkan dan mendidik siswa untuk memiliki pribadi yang disiplin, kuat dan tangguh serta berjiwa kepemimpinan yang jujur dan amanah. LDK juga mengenalkan siswa untuk cinta lingkungan dan sosial dengan melakukan kerja bakti membersihkan lingkungan sekitar sekolah.
Kegiatan lain yang bersifat keagamaan juga tak luput dari perhatian Tim Kesiswaan yaitu kegiatan sholat Jumat bagi warga sekolah yang beragama Islam dan ibadah Persekutuan Doa bagi siswa non muslim, peringatan hari besar agama dan santunan anak yatim. Setiap hari besar agama sekolah mengadakan kegiatan dan peringatan seperti Maulid Nabi, hari raya Idul Qurban. Peringatan 10 Muharam, buka puasa bersama bulan Ramadhan. Bagi siswa non muslim mengadakan kunjungan ke panti sosial dan mengikuti peringatan Natal bersama.
Kegiatan keagamaan selain bertujuan untuk beribadah juga meningkatkan keimanan dan ketaqwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa, membentuk pribadi yang berjiwa sosial dan menumbuhkan rasa empati terhadap sesama. Kegiatan keagamaan terus ditingkatkan dan diistikomahkan supaya tercipta lingkungan yang religius sesuai dengan visi misi sekolah, memupuk rasa kekeluargaan dan gotong royong serta menghormati antar sesame pemeluk agama.













