2K Dalam Mengikuti Program KMAB

Selamat siang sobat,

Hari ini merupakan hari ke-8 program KMAB (Karena Menulis Aku Bahagia) yang diselenggarakan oleh Yayasan Pusaka Thamrin Dahlan (YPTD). Ini berarti masih tersisa 32 hari lagi proram KMAB akan berakhir.

Buat saya dalam mengikuti program KMAB ini saya berpegang pada 2K. Apa itu 2K ?

K yang pertama adalah Komitmen. Dalam literatur yang saya baca, arti komitmen yaitu sikap setia dan tanggung jawab seseorang terhadap orang lain, diri sendiri, organisasi, dan hal tertentu.

Ketika saya memutuskan ikut program KMAB ini maka saya harus komit untuk mendukung penuh dan mengikutinya sampai program KMAB ini berakhir. Saya akan menghindarkan diri dari pura pura komit, ada dalam list peserta namun setelah program KMAB berjalan lantas saya meng”hilang” alias tidak menulis dan memposting tulisan di website YPTD : terbitin.id.

Komitmen ini bagi saya merupakan sesuatu hal yang penting ketika kita hendak membesarkan sebuah organisasi, seperti YPTD misalnya. Setiap program yang digelar oleh organisasi yang kita ikut di dalamnya maka diupayakan untuk ikut berpartisipasi kecuali bila kita berkegiatan lain yang jauh lebih penting dan tidak bisa ditinggalkan.

Ketika ikut dalam sebuah organisasi maka kita harus dapat memberikan yang terbaik semampu kita untuk membesarkan organisasi tersebut.

Adapun K yang kedua adalah Konsisten. Dalam mengikuti program KMAB ini saya berupaya untuk konsisten. Menulis setiap hari tanpa jeda selama 40 hari. Saya harus bisa mengubur sikap inkonsisten atau sikap angin anginan dalam mengikuti program KMAB tersebut. Berat nian memang apalagi kalau kita tengah ada kegiatan lain seperti memberi kuliah atau harus membuat artikel lain. Disinilah sikap konsisten kita diuji dalam diri kita.

Konsisten ini memerlukan manajemen waktu yang baik dan terukur sehingga semua pekerjaan kita dapat diselesaikan tepat waktu dan tuntas.

Komitmen untuk menjaga konsistensi sangat dibutuhkan dalam menjalani program KMAB ini.

Seperti yang saya baca dalam jurnaba.co (16/01/2020) yang menyatakan bahwa konsisten tanpa komitmen yang kuat hanyalah sebuah khayalan. Sedang komitmen kuat tanpa konsistensi yang jelas hanya bakal jadi sebuah mimpi.

Nah ..

Sobat, saatnya saya undur diri.

Selamat beraktivitas ..

Salam sehat ..

 

NH

Depok, 14 Juli 2022

Tinggalkan Balasan