LANGKAH GELISAH DIHADANG PETAKA

Terbaru43 Dilihat

Ketika seseorang bertindak terburu-buru, impulsif, atau gelisah tanpa pertimbangan matang dapat menjerumuskannya ke dalam masalah besar atau situasi berbahaya.

“Kaki yang gelisah mungkin membawamu ke sarang ular” begitu kata pepatah Afrika. Pepatah ini menyiratkan peringatan yang halus namun tajam tentang bahaya dari kegelisahan yang tidak terarah. “Kaki yang gelisah” menggambarkan seseorang yang tidak bisa diam, selalu ingin bergerak, mencoba, atau berpindah tanpa pertimbangan matang. Sementara “lubang ular” melambangkan situasi berbahaya, jebakan, atau konsekuensi yang merugikan.

Dalam kondisi kegelisahan batin, entah karena ambisi, kebosanan, atau ketidakpuasan, bisa mendorong seseorang mengambil keputusan tergesa-gesa. Langkah yang diambil bukan lagi berdasarkan kesadaran, melainkan dorongan impulsif. Akibatnya, alih-alih menemukan peluang, justru terjerumus pada masalah yang sebenarnya bisa dihindari.

Pepatah ini tidaklah melarang orang untuk bergerak atau berkembang. Gerak tanpa arahlah yang di kritik. Ada perbedaan besar antara bergerak karena tujuan dan bergerak karena gelisah. Bergerak tanpa tujuan melahirkan pertumbuhan, sedangkan bergerak karena gelisah sering kali membuka pintu risiko yang tidak perlu.

Kegelisahan sering muncul sebagai keinginan “cepat berubah” tanpa proses. Semisal seseorang yang terus mencoba pola makan ekstrem karena tidak sabar melihat hasil, justru bisa merusak kesehatannya sendiri.

Memang tidak semua gerakan adalah kemajuan. Kadang justru langkah yang terlalu tergesa membawa lebih dekat pada “lubang ular” yang tidak disadari. Diperlukan ketenangan, namun bukan berarti diam, tetapi mampu menimbang langkah. Karena langkah gelisah di hadang petaka.
Abraham Raubun. B.Sc, S.Ikom)

Tinggalkan Balasan