JIKA IKAN MEMILIKI HATI, MAKA AIRPUN MEMILIKI HATI

Terbaru32 Dilihat

Ada kata bijak Jepang mengatakan: “Jika ikan memiliki hati, maka airpun memiliki hati”. Maknanya jauh lebih dalam dari harafiahnya. Ini tentang timbal balik, saling pengertian, dan hubungan yang saling merespons. Hubungan manusia dibangun melalui proses saling memberi dan menerima.

Seperti Ikan dan air adalah dua hal yang tidak dapat dipisahkan. Ikan hidup di dalam air, sementara air menjadi lingkungan yang menopang kehidupan ikan. Dari hubungan itu lahirlah pemahaman bahwa:
Jika seseorang menunjukkan niat baik, maka pihak lain cenderung membalas dengan niat baik pula. Dengan kata lain, kebaikan mengundang kebaikan, penghormatan mengundang penghormatan, dan kepercayaan melahirkan kepercayaan.

Kata bijak ini tidak hanya berbicara tentang kebaikan, tetapi juga mengingatkan bahwa sikap kita memengaruhi respons orang lain.

Dalam era modern yang sering diwarnai persaingan dan komunikasi yang serba cepat, kata bijak ini mengingatkan bahwa hubungan manusia dibangun melalui proses saling memberi dan menerima.

“Jangan hanya menuntut air yang jernih; jadilah ikan yang berenang dengan baik di dalamnya.” Jika kita menghadirkan permusuhan, kecurigaan, atau ketidakpedulian, sering kali respons yang muncul pun akan serupa.
(Abraham Raubun. B.Sc, S.Ikom)

 

Tinggalkan Balasan