Bungkusan Tak Berwujud

Puisi402 Dilihat

Berlomba meminta simpati

Berebut perhatian bersama berlari

Menata ruang jiwa rimbunkan bunga hingga bersemi

Mengemis kasih rasa sakit tak dipeduli

Tidak ada yang melihat dan menjadi pemerhati

Tak ada penghargaan ataupun hukuman untuk tiap diri

Terus mengulang lingkaran yang sama sisi

Berputar ratusan kali sudah tak terhitung lagi

Penuhkan bibit-bibit bungamu jika ingin kupu-kupu menghiasi taman indahmu

Tanam yang rapi panggil ia dengan wangi dan warna-warni

Sirami dengan beningnya air hingga tunas itu tumbuh dan berkembang penuh seri

Rawatlah tanpa lelah karena itulah kodrat hidupmu sesungguhnya

Tengadahkan tangan dan langitkan pengharapan

Buatlah yang diminta dan tinggalkan yang harus dijauhi

Pandanglah ke atas untuk doa-doa terbaikmu

Lihatlah ke bawah agar tawadhu hatimu

Terus pupuk tanpa henti hingga ada yang dituai nanti

Rajutan hampir jadi

Meski baru setengah jalan yang dilewati

Wnsri.01Maret2021

Tinggalkan Balasan

News Feed