Mungkin ini menjadi tradisi baru di zaman melania, lebaran tempo dulu bersilaturahmi dari rumah kerumah menjadi agenda utama. Tapi sekarang lebaran berkunjung ke pantai atau tempat rekreasi untuk berkumpul bersama keluarga besar yang mungkin jarang sekali dilakukan dikarena kesibukan bekerja untuk mencari nafkah sehingga libur lebaran menjadi ajang untuk kumpul keluarga besar dengan memanjakan mata mengunjungi tempat wisata.
Hari ini Nyakbaye, bersama Ibunda beserta adik, keponaan serta cucu berjalan ke pantai Pelawan. Salah satu pantai yang menjadi objek wisata yang berada di kabupaten kami, Kabupaten Karimun selain pantai pongkar dan pantai ketam tentunya.
Pantai yang sudah dikelola sehingga memanjakan mata untuk mendatanginya ada beberapa spot untuk yang suka berfoto ria, penjual makanan untuk memanjakan kampung tengah alias perut juga banyak tapi biasanya Nyakbaye bersama keluarga membawa makanan berat seperti nasi bersaman kawan – kawannya, sehingga di pantai pelawan ini kami hanya membeli air kelapa serta camilan saja, maklum biasanya kami berangkat pagi sekitar jam Sembilan dan pulang sekitara masuk waktu ashar.
Entah kapan tradisi mengunjungi pantai menjadi tradisi dikeluarga Nyakbaye, kalau tidak lebaran ke tiga atau ke empat kami menyempatkan diri untuk mengunjungi tempat rekreasi, biasanya Ayahnda yang selalu bertanya kapan kita main kepantai, sekarang lebaran pertama kami berkunjug kepantai setelah lebaran Idul Adha beliau dipanggil – Nya.
Walaupun wisata lebaran ini tidak lengkap formasinya, karena ada keluarga adik bungsu yang tidak ikut karena baru saja melahirkan, anak – anak Nyakbaye juga tidak ikut karena ada kegiatan masing – masing tapi aura kebahagian terlihat dimata Bunda, yang ikut wisata lebaran berusaha membuatnya bahagia.
Semakin siang semakin ramai pengunjung pantai, sepertinya hari ketiga lebaran ini menjadi hari wisata lebaran ke pantai, karena dua tahun sebelumnya ada larang dari pemerintah kabupaten untuk tidak boleh mengunjunginya untuk mencegah wabah yang sedang terjadi.
Melihat ponaan serta cucu yang mandi laut jadi terkenang waktu kecil dulu, mandi laut hanya setahun sekali karena waktu itu belum ada transportasi khusus untuk datang ke pantai ini, untuk itu biasanya kami menyewa bus kayu dengan harga yang lumayan mahal, karena itu pantai menjadi wisata yang lumayan menguras kantong.
Tapi sekarang tidak lagi, pantai sudah menjadi tempat yang bisa setiap hari didatangi apalagi yang mempunya mobil pribadi bisa setiap saat main kepantai, jarak pantai dari rumah Nyakbaye hanya dua puluh menitan.
Wisata lebaran semoga kebersamaan kami bisa menjadi kenang – kenangan indah, sekalian mempromosikan pantai pelawan di Kabupten Karimun, ayo sahabat pencinta literasi jika berkunjung ke Kabupaten Karimun Bumi Berazam silakan wisata ke pantai Pelawan kami.***















