Belajar Ngeblog Dari Guru Blogger Indonesia (Oleh : Sitti Rabiah)
Awalnya bunda mengenal Omjay atau lengkapnya Wijaya Kusumah ini, bukan karena sama-sama berprofesi sebagai guru. Tapi justeru dipertemukan di dunia yang lain yakni dunia maya.
Omjay sering mengklaim dirinya sebagai Guru Besar karena badannya memang besar dan tambun. Awal pertama bunda kenal Omjay ketika beliau sebagai panitia mengadakan pelatihan menulis di ruang rapat kantor Walikota Bekasi di hari libur Sabtu sekitar lebih dari 5 tahun lalu. Acara ini diselenggarakan oleh komunitas BeBlogger atau Blogger Bekasi.
Bunda mendaftar sejak seminggu sebelum acara dimulai sebagai peserta pelatihan dan langsung tertarik. Bunda melihat pengumuman acaranya ditempel di spanduk yang menempel di pagar kantor Walikota Bekasi.
Pelatihan menulis ini juga dihadiri sejumlah narasumber di antaranya penulis novelis Yudistira ANM Massardi (saudara kembar Noorca Marendra Massardi) dan anggota dan komunitas blogger.
Alhamdulillah untuk pertama kalinya bunda bisa menulis blog di acara pelatihan ini sebagai blogger pemula. Yang luar biasa sebab langsung mendapatkan apresiasi. Bunda menerima hadiah dan hadiah tersebut diberikan Omjay karena bunda dianggap aktif bertanya selama pelatihan dan pertanyaannya dianggap terbaik di antara pertanyaan peserta lain.
Omjay memang guru sekaligus blogger yang inspiratif menyebar virus kepada siapa saja termasuk kepada kalangan sesama guru seperti bunda. Mungkin karena alasan tersebut Omjay lalu diwawancari wartawan koran harian Kompas dan dimuat profilnya sebagai “Guru Yang Rajin Nge-blog’.
Bukan hanya menulis di blog pribadinya tapi Omjay juga rajin menulis di blog keroyokan seperti Kompasiana milik Kompas Grup. Boleh dikatakan tiada hari tanpa menulis hingga tulisannya dia kumpulkan termasuk yang dimuat Kompasiana. Lahirlah buku Omjay yang inspiratif berjudul “Menulislah Setiap Hari dan Buktikan Apa Yang Terjadi”.

Terus terang bunda salut kepada beliau dengan kegiatan dan kesibukan serta prestasinya. Bunda juga pernah mampir di rumahnya di Jatibening, Bekasi, dan berkenalan dengan istri dan dua putrinya Intan dan Berlian. Rumah beliau penuh dengan buku yang disusun rapih di perpustakaan keluarga.
Dorongan Omjay agar bunda terus belajar menulis akhirnya memang lambat laun membawa hasil. Beberapa kali bunda mengikuti lomba menulis baik yang diselenggarakan kementerian atau komunitas blogger maupun yang digelar dan diinisiasi Omjay sendiri. Salah satunya lomba guru menulis kerja sama PGRI dalam rangka 17 Agustus HUT RI tahun 2020 silam.
Atau bunda pernah pula ikut lomba yang digelar pihak lain dimana terkadang bunda berhasil menang dan ada juga malah bersaing dengan Omjay. Dalam acara lomba menulis itu Omjay juara satu dan bunda hanya juara favorit. Iya pastilah masak murid bisa mengalahkan gurunya hehehe….
Jujur bunda akui bahwa selama ini bunda bersemangat menulis dan sekarang ini makin bersemangat karena dapat hadiah buku dari Omjay yang pernah dia tulis bersama Pak Dedi Dwitagama sesama berprofesi guru. Judul bukunya “Penelitian Tindakan Kelas – PTK”.
Beberapa kegiatan pelatihan menulis yang bunda ikuti dimana Omjay sendiri yang tampil sebagai panitia sekaligus pembicara. Beberapa moment yang cukup berkesan antara lain saat bunda menerima karangan bunga dari Omjay.
Ketika itu adalah dalam rangka “Hari Guru” yang diperingati dengan kegiatan pelatihan menulis dan bunda menerima karangan bunga dari Omjay karena dianggap sebagai “Guru Terinspirasi”. Pokoknya bangga banget deh dapat penghargaan di acara itu.

Begitupun ketika Omjay secara rutin menyelenggarakan kegiatan TWC (Teacher Writing Camp) bagi para guru yang mau belajar menulis. Bunda kebetulan ikut sebagai peserta yang digelar kampus UNJ.
Kami para peserta dari berbagai daerah (bunda dari Bekasi, Jawa Barat) disiapkan tempat menginap dan bermalam di Wisma Universitas Negeri Jakarta (UNJ) Rawamangun Jakarta Timur. Bunda ketika itu lagi-lagi dapat hadiah buku “Guru Tangguh Berhati Cahaya” karangan Wijaya Kusumah yang tak lain adalah Omjay sendiri.
Karena penasaran lalu bunda bertanya kepada Omjay kenapa bunda kembali diberi penghormatan seperti itu? “Ya karena di acara pelatihan bunda aktif bertanya dan pertanyaannya dianggap terbaik dari peserta lain. Pertanyaan yang diserap dari materi pembicara hingga pembicaranya pun senang,” kata Omjay.
Dari ilmu yang bunda dapatkan selama ikut pelatihan menulis Omjay telah merubah kebiasaan bunda selanjutnya. Menulis blog di sela-sela kesibukan mengajar sebagai guru TK, sekaligus kepala sekolah dan dosen bagi mahasiswi calon guru TK.
Ada pesan yang menarik dari Omjay tentang menulis di blog dan itulah yang bunda selalu ingat sebab inspiratif meskipun disampaikan dengan bercanda oleh Guru Besar Blogger Indonesia ini.
“Yuk kita ngeblog! Orang lain akan tahu siapa dirimu. Orang banyak akan mengenal keunikanmu. Tulislah dari apa yang engkau sukai dan kuasai. Insya Allah tak akan pernah kehabisan ide dalam menulis”.
Demikianlah pengalaman bunda belajar menulis blog (ngeblog) langsung dari Guru Blogger Indonesia. Semoga tulisan ini bermanfaat. Terima kasih.
Sitti Rabiah
BuGuruSiti.com
#BelajarNgeblog
#KMAA bagian 3











