Walimatus Safar, Doa Restu Jamaah
Labbaikallahumma labbaik, labbaika la syarika laka labbaik. Innal hamda wan ni’mata laka wal mulk. La syarika laka.
Aku datang memenuhi panggilan-Mu ya Allah, aku datang memenuhi panggilan-Mu, aku datang memenuhi panggilan-Mu, tiada sekutu bagi-Mu, aku datang memenuhi panggilan-Mu. Sesungguhnya segala puji, kemuliaan, dan segenap kekuasaan adalah milik-Mu. Tidak ada sekutu bagi-Mu.
Ahad, 27 April 2026 menjadi hari yang penuh haru dan keberkahan di Masjid Jami’ An Nur. Jamaah berkumpul dalam suasana khidmat untuk menghadiri acara Walimatus Safar, melepas keberangkatan Mas Yoyok Sunaryo dan Ibu Sri Mulyani yang insyaAllah akan menunaikan ibadah haji 1447 Hijriah.
Mas Yoyok merupakan sahabat baik sesama Purnawirawan Polisi maupun teman olahraga pimpong. Pun Jamaah Masjid Jami An Nur Polsek Ciracas dimana kami tinggal di Asrama Komseko disamping Polsek Ciraacas Kelurahan Rambutan Jakarta Timur.
Ustazd Sudarko membuka acara dan sekali gus mewakili Shahibul Hajad yang akan menunaikan Ibadah Haji. Ustazd Rouf memimpin pembacaan Surah Yasin. Ustazd Fadil dan Ustazd Ali Wafa membaca Rawi Rasulullah Nabi Muhammad SAW diringi hadroh remaja masjid.
Mas Yoyok dan Ibu Sri Mulyati kemudian bersalam salaman dengan kerabat nan hadir memenuhhi ruang dalam dan luar Masjid. Mohon doa restu semoga seluruh rangkaian prosesi Ibadah haji dilancarkan dan mendapat berkah Haji Mabruru.
(Musim) haji itu (berlangsung pada) bulan-bulan yang telah dimaklumi. Siapa yang mengerjakan (ibadah) haji dalam (bulan-bulan) itu, janganlah berbuat rafaṡ, berbuat maksiat, dan bertengkar dalam (melakukan ibadah) haji. Segala kebaikan yang kamu kerjakan (pasti) Allah mengetahuinya. Berbekallah karena sesungguhnya sebaik-baik bekal adalah takwa. Bertakwalah kepada-Ku wahai orang-orang yang mempunyai akal sehat.
(Al Baqarah 197)

- Pergi berhaji Rukun Islam ke 5 ke Tanah Suci
Shalat Arbain di Masjid Nabawi Madinah
Sucikan hati luruskan niat di dalam nurani
Agar pulang membawa haji mabrur berkah

Dalam suasana penuh kekeluargaan, satu per satu jamaah bersalaman, mengiringi dengan doa tulus dari hati. Tangan yang terangkat, lirih doa yang terucap, menjadi saksi bahwa perjalanan suci ini bukan sekadar ibadah pribadi, melainkan amanah yang juga dipikul bersama dalam ukhuwah Islamiyah.
Ustadz Dr. KH M. Chozin Mahmud selaku pembimbing KBIHU Ar Risalah berpesan dengan penuh makna:
“Bersihkan hati, luruskan niat, InshaAllah meraih haji yang mabrur.”
Sebuah nasihat sederhana namun mendalam—bahwa perjalanan ke Tanah Suci bukan hanya perjalanan fisik, melainkan perjalanan ruhani menuju kedekatan dengan Allah SWT.

Air mata haru dan senyum keikhlasan berpadu dalam momen ini. Doa mengalir agar seluruh rangkaian ibadah dimudahkan, diberi kesehatan, keselamatan, serta kembali ke tanah air sebagai haji dan hajjah yang mabrur dan mabruroh.
- Salam Takziem
- BHP, 27 April 2026
- Thamrin Dahlan








