
Murid Mengunjungi Guru
Pegawai Bersilaturahim dengan Kepala Lapangan Pertamina Bajubang
Bandung, Kamis 7 Mei 2026
- Jalan-jalan ke Kota Bandung
Singgah sebentar membeli roti
Silaturahim jiwa raga tersambung
Kenangan lama tersimpan di hati
Silaturahim dan rasa hormat kepada guru serta pimpinan lama menjadi alasan utama perjalanan Alumni dan Keluarga besar Pertamina Bajubang ke Bandung dan Padalarang.

Bersama Bapak Soekadis dan Ibu
Gagasan kunjungan ini bermula dari pembicaraan Zayarti Zain, Eko Ponimin, Supriyadi, Sugiri, serta teman-teman Grup Bajubang Bersatu yang ingin kembali bertemu dengan sosok-sosok yang pernah berjasa dalam perjalanan hidup mereka.
Peserta
- Mas Soepriyadi
- Retno istri, Supriyadi
Sugiri
Maudy Sugiri
Frida C. Surono
Zayarti Zain
Mas’ud Dohim (menggunakan kendaraan sendiri)
Uli Rustam
Resti (anak dari Uli Rustam)
Eko Ponimin
Heru Cahyono (menggunakan kendaraan sendiri)
Istri Heru Cahyono
Santoso RA (kendaraan sendiri)
Elly (Istri Santoso RA, kendaraan sendiri)
Doddy (anak Santoso RA, kendaraan sendiri)
Acid Samin (langsung dari Cimahi)
Hendy Marhum (langsung dari Bandung)

Alumni Bajubang semangat menjaga silaturahim
Berkunjung kepada Bapak Djunaidi, Guru Sekolah Rakyat (SR) Pertamina Bajubang yang kini menetap di Bandung, Rombongan juga sepakat mengunjungi Bapak Soekadis, mantan Kepala Lapangan Pertamina Bajubang era tahun 1970-an yang tinggal di Padalarang.

Rasa haru bertemu dengan Bapak Kepala Lapangan Pertamina Bajubang
Kegiatan penuh makna tersebut akhirnya dilaksanakan pada Kamis, 7 Mei 2026. Rombongan berangkat menggunakan satu unit mobil Hiace sewaan. Sementara beberapa peserta seperti Mas’ud Dohim, Santoso RA, dan Heru Cahyono menggunakan kendaraan pribadi.
Kunjungan pertama dilakukan ke rumah Bapak Soekadis di Padalarang. Rombongan tiba sekitar pukul 10.00 WIB dan disambut hangat oleh beliau yang kini berusia 92 tahun. Suasana penuh keakraban dan nostalgia langsung terasa ketika satu per satu peserta memperkenalkan diri sambil mengenang masa-masa di Pertamina Bajubang.

Hormati Guru Sayangi Teman Itulah handanya murid budiman
Bapak Soekadis tampak sangat terharu atas perhatian dan kunjungan tersebut. Sebagai ungkapan terima kasih dan penghormatan, Mas Eko Ponimin menyerahkan tali asih dari rombongan kepada keluarga Bapak Soekadis.

Mas Sugiri dan Bapak Mas’ud Dohim dan kawan kawan mempererat Alumni Pertamina Jambi
Usai pertemuan di Padalarang, rombongan melanjutkan perjalanan menuju Restoran Gedong 55 Cimahi untuk bertemu Bapak Djunaidi yang kini berusia 87 tahun. Pertemuan antara guru dan murid yang telah puluhan tahun tidak berjumpa berlangsung sungguh sangat mengharukan.
Bapak Djunaidi masih mengingat nama serta wajah beberapa muridnya. Kebahagiaan dan rasa haru tampak jelas dari senyum para peserta yang kembali mengenang masa sekolah di lingkungan Pertamina Bajubang.

Tali Asih Untuk Pak Guru
Acara dibuka oleh Mas Eko Ponimin, kemudian dilanjutkan sambutan Ketua Rombongan Mas’ud Dohim yang menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya silaturahim tersebut. Mas Supriyadi juga menyampaikan ucapan terima kasih atas jasa dan bimbingan Bapak Guru yang telah mendidik murid-muridnya dengan penuh ketulusan.

Bapak Mas’ud Dohim mengungkapkan rasa syukur tak terhingga atas jasa Bapak Guru Djunaidi
Sebagai tanda penghormatan dan tali kasih, Mas Sugiri mewakili rombongan menyerahkan bingkisan kepada Bapak Djunaidi. Acara kemudian dilanjutkan dengan ramah tamah dan makan siang bersama menikmati hidangan prasmanan khas Sunda.
Sebelum berpisah, seluruh peserta mengabadikan momen kebersamaan dengan foto bersama di depan Restoran Gedong 55 Cimahi.

Bapak Supriadi menyamnpaikan ungkapan terima kasih kepada Bapak Guru
Pertemuan ini menjadi bukti bahwa hubungan guru, murid, dan sesama sahabat tidak pernah terputus oleh waktu. Rasa hormat kepada guru serta kenangan masa lalu tetap hidup dalam hati setiap peserta.

Foto bersama Bapak Guru mengabadikan moment sejarah
Terima kasih disampaikan kepada Bapak Mas’ud Dohim yang telah memfasilitasi konsumsi dan bingkisan selama kegiatan berlangsung. Semoga silaturahim penuh kekeluargaan seperti ini terus berlanjut di masa mendatang.
- Salam Bajubang ,
- Jakarta 10 Mei 2026
- Sugiri







