Sahabat Seperjuangan Rumah Sakit Polri Kramatjati

Terbaru, YPTD10 Dilihat

Tetap Bersama Sahabat Seperjuangan Rumah Sakit Polri Kramatjati

 

Persahabatan  semakin erat ketika  untuk kesekian kali kami berjumpa. Selasa 5 Mei 2026 di Taman Bendera Pusaka Barito Jakarta Selatan Paguyuban Pensiunaan Kesehatan Polri olaharga nordik .  Dikuti lebih 100 orang dari berbagai wilayah Jabodetabek.

Silaturahim adalah energi batin yang tak lekang oleh waktu. Ungkapan terima kasih saya sampaikan kepada Zr Marietha, Mbak Nani Harahap, serta seluruh sahabat pensiunan RS Polri atas apresiasi yang hangat. Pertemuan demi pertemuan menjadi penguat jiwa, bahwa kebersamaan adalah “obat” yang tak tertulis dalam resep, namun terasa manfaatnya hingga ke relung hati terdalam.

  • Jalan santai di pagi hari,
    Langkah ringan penuh ceria.
    Jaga silaturahim sepenuh hati,
    Sehat raga bahagia jiwa.

Saya dn juga teman teman pensiunan patut bersyukur, melalui wadah P2KP, tali persaudaraan tetap terjalin erat. Kita tidak sekadar mengenang masa lalu, tetapi juga merawat makna pengabdian yang pernah kita jalani bersama. Dalam dunia kesehatan, hubungan antar manusia adalah bagian penting dari proses penyembuhan—bukan hanya bagi pasien, tetapi juga bagi para tenaga kesehatan itu sendiri.

Perjalanan pekerjaan di RS Polri Kramatjati pada tahun 1980 hingga 1988 adalah fase penuh pembelajaran. Di sanalah saya memahami arti disiplin, empati, dan dedikasi dalam melayani. Dari ruang perawatan hingga lorong-lorong rumah sakit, setiap langkah adalah bagian dari pengabdian kepada masyarakat dan institusi.

  • Ke rumah sakit membawa asa,
    Menolong sesama penuh bakti.
    Olahraga rutin janganlah lupa,
    Agar lansia tetap berenergi.

Kesempatan melanjutkan studi di Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia membuka wawasan baru dalam melihat kesehatan secara lebih luas. Setelah itu, saya dimutasi ke Pusdokkes Polri, namun secara emosional, keterikatan dengan RS Kramatjati tetap terjaga. Terlebih lagi, istri tercinta, Ibu Enida, tetap mengabdi di sana, menjadikan hubungan itu semakin erat dan bermakna.

Dari awal bertugas hingga masa pensiun, aktivitas mengajar di SPK dan Akper Polri menjadi jembatan silaturahim yang tak terputus. Secara fisik, kita masih sering bertemu, berdiskusi, dan berbagi cerita. Komunikasi yang terjalin menjadi bukti bahwa ikatan profesi dapat berubah menjadi persahabatan sejati.

  • Minum jamu hangat terasa,
    Tubuh segar sepanjang hari.
    P2KP wadah penuh rasa suka 
    Persaudaraan abadi nan asri.

Kini, kehadiran P2KP semakin memperkuat semangat kebersamaan. Kegiatan seperti olahraga nordik menjadi sarana menjaga kesehatan sekaligus ajang nostalgia. Dalam perspektif medis, aktivitas fisik teratur terbukti meningkatkan kebugaran jantung, memperbaiki sirkulasi darah, serta menjaga kesehatan mental—terutama bagi para pensiunan agar tetap aktif dan produktif.

Akhirnya, mari kita rawat silaturahim ini sebagai bagian dari gaya hidup sehat. Sehat bukan hanya tentang tubuh yang bugar, tetapi juga hati yang lapang dan pikiran yang tenang. Salam hangat untuk seluruh keluarga besar P2KP—semoga kita senantiasa diberi kesehatan, keberkahan, dan kebahagiaan.

Tetap Bersama Sahabat Seperjuangan Rumah Sakit Polri Kramatjati

  • Salam Literasi
  • BHP, 5 Mei 2026
  • Thamrin Dahlan

Tinggalkan Balasan