Resto Ruma Musi

Wong kito galo Jakarta payo lepaske rindu nikmati masakan khas plembang di Jakarta Timur

Terbaru16 Dilihat

Resto Ruma Musi

Payo wong kito galo lepaske rindu nikmati masakan khas plembang nan lemak nian di Jakarta Timur

Warga Jakarta Timur sekarang tidak usyah pergi jauh jauh lagi kalau mau menikmati kuliner khas palembang.  Sekarang sudah hadir Restoran Ruma Musi di Jl. Dewi Sartika No.121, RT.5/RW.2, Cawang, Kec. Kramat jati, Kota Jakarta Timur, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 13630, Indonesia

Informasi keberadaan Ruma Musi sudah begitu banyak masuk di WAG dari sedulur wong kito galo. Resto ini baru hadir melayani warga setelah Hari Raya Lebaran 2026. Tentu rasa penasaran itu harus dituntaskan.  Uji wong kito galo, mumpung parak rumah di kawasan Kecamatan Kramatjati ” ngapo pulo idak ngajak keluarga dan teman menikmai mpek mpek, mie celor, ikan pindang, es kacang merah dan lain lain kudapan plemban”

Alhamdulillah niat wisata kuliner terwujud. Sabtu 7 November 2026 Pukul 13.oo kami ber-empat meluncur dari Perumahan Bumi Harapan Permai (BHP) Kelurahan Dukuh RW 06 Kramatjati  meluncur Resto Ruma Musi.

Sebenarnya rencana awal Jum’at namun bersebab Sedulur Bunda Maria binti Haji Abdul Rojak (Owner Martabak HAR) ada acara ke Cianjur di tunda jadi hari Sabtu.  Demikian pula Mas Bagyo dan Sedulur Fifi  dan awak menyesuaikan jadwal kegiatan masing masing. Raso nyo sudah lamo jugo idak wisata kuliner setelah sebelumnya di Green Teras Taman Mini Indonesia Indah.

Jadilah kami berangkat waktu tempuh 30 menit tiba di lokasi.  Halaman parkir penuh di Resto Ruma Musi .  Mang Surya driver terpaksa men drop kami. Tampak Papan  Nama Besar warna merah. Disambut ramah dengan senyum renyah terdengar bahaso plembang.  Selamat Datang , silahkan memilih tempat.

Interior resto tertata cukup  indah.  Ada rasa nyaman dan sejuk bersama pengunjung lainnya.  Tampaknya resto ini ber klas memanjakan peminat kuliner plembang tak kalah dengan resto sejenis  lainnya.

Sedulur Bunda Maria tersenyum.  Beliau pun sayo dan Fifi serta merta teringat Restoran Martabak HAR di  Jalan Sudirman Simpang  Sekip Palembang. Bisa jadi inilah kunci marketing  yaitu memanjakan pengunjung ketika tersedia tempat makan nan representatif.

Setelah duduk kami ditawari ingin menikmati makanan apa. Bunda pesan Udang Satang. Fifi Pindang Meranjat. Mas Bagyo bukan masakan plembang.  Sedangkan wak dari rumah sudah menetapkan ingin menikmati kel;iner favorit yaitu Mie Celor dan Es Kacang Merah.

Sembari menunggu hidangan sejak dari mobil kami sudah saling bertukar informasi.  Anda pembaca tentu sudah mengikuti berita penyadapan. Dalam kapasitas warga Jakarta nan elok hati kami sepakat bersikap netral  Tidak memihak kemanapun kecuali memihak kepada kebenaran. Kita tunggu saja akhir dari peristiwa menggembarkan sejagat ini. Doa tentunya semoga yang terbaik untuk Indonesia Raya.

Tak lama pesanan terhidang.  Mulailah lami menikmati pesanan.  Cita rasa bagi siapapun tentu  selalu membanding bangdingkan dengan masakan palembang lainnya. Lidah ini tidak bisa di bohongi.  Alhamdulillah makanan ini cucok raso nyo dengan yang asli di Palembang dn Resto Palembang berkelas lainnya.

Ngobrol lepas semakin seru.  Apalagi Bunda menawarkan kopi pahit non sugar. Oh Ya selalu ada garam yang dibawa ketika akan memulai makan.  Itulah kebiasan Bunda sejak kecil sebagai warisan dari Almarhum Ayahanda Haji Abdul Rojak.  Istilah yang selama ini terkenal ” jangan pula mium kopi pahit bersebab hidup ini sudah pahit.  Awak berubah kini minum kopi panas pahit  tanpa gula.

Tak terasa obrolan sudah melewati waktu shalat Asar, Resto menyediakan toilet nan bersih.  Pun Mushola cukup luas untuk shalat berjamaah. Kami menegakkann shalat kuatir terlewat ketika tiba di BHP.

Terima kasih Bunda Maria.  Tawaran membawa oleh oleh untuk kami 3 sahabat ngobrol dan kuliner. Tentu keluarga di rumah sangat senang bisa juga menikmati kuliner khas plembang nan lemat nian.

Mas Surya sudah siap membawa kami.  Perjalanan lancar melewati jalan tol. Sebelum azan Maghrib tiba di kediaman. Sekali lagi terima kasih persahabatan sejati . Persahabatan dibawa takdir sesamo wong kito galo ketemu di Ibu Kota Jakarta.

  • Salamsalaman
  • BHP, 8 November 2026
  • TD & Gemini

Informasi Resto Rumah Musi 

RUMA MUSI Coffee & Eatery adalah sebuah restoran dan kedai kopi modern di kawasan Cawang, Jakarta Timur, yang secara khusus menyajikan kuliner tradisional khas Palembang dan Nusantara yang autentik. Restoran ini menggabungkan konsep aesthetic coffee shop dengan hidangan tradisional Sumatera Selatan, menjadikannya destinasi populer baik untuk makan bersama keluarga maupun untuk bekerja (Work From Cafe / WFC). [1, 2]

Menu Andalan & Cita Rasa

Ruma Musi menawarkan pilihan menu yang cukup kontras namun saling melengkapi antara masakan berat khas Sumatra Selatan dan sarapan kasual bergaya kopitiam: 
    • Spesialisasi Palembang: Hidangan otentik seperti Pempek (Kapal Selam, Adaan, Kipas), Tekwan, Pindang Patin, Mie Celor, Laksan, Model, Burgo, hingga menu nasi seperti Nasi Malbi (daging sapi khas Palembang). [1, 2]
    • Menu Nusantara & Kopitiam: Menyediakan Nasi Campur Madura (dengan hidangan lidah sapi yang populer), Nasi Goreng Cakalang, tahu walik, serta menu sarapan seperti telur setengah matang dan roti bakar srikaya. [1, 2]
    • Minuman Segar: Salah satu menu minuman andalan mereka adalah Mango Madness (jus mangga asli tanpa tambahan gula dan perasa) serta hidangan penutup segar seperti Ximilu dan Manisan Kiamboi. [1, 2]

Suasana & Fasilitas

    • Desain & Vibe: Memiliki interior yang sangat bersih (clean look), estetik, dengan pencahayaan hangat (warm lighting) yang memberikan kesan nyaman dan santai. [1, 2]
    • Kapasitas & Fasilitas: Area makan cukup luas dan representatif, mampu menampung hingga 120 orang, menjadikannya pilihan ideal untuk acara buka puasa bersama, gathering, arisan, reuni, atau pertemuan bisnis. Tersedia juga fasilitas dasar seperti mushola bagi pengunjung yang ingin beribadah. [1, 2]
    • Kecocokan: Sangat direkomendasikan bagi pecinta kuliner Sumatra Selatan yang mencari tempat makan dengan suasana modern yang bersih, ramah anak, serta ramah bagi pekerja jarak jauh (karena ditunjang dengan colokan dan meja yang nyaman). [1]

Informasi Praktis

    • Lokasi: Jl. Dewi Sartika No. 121, Cawang, Kec. Kramat Jati, Jakarta Timur (tidak jauh dari kawasan Tebet atau berada di sekitar gedung KPK lama/Cawang).
    • Jam Operasional: Buka setiap hari dari jam 10:00 AM hingga 10:00 PM (beberapa menu sarapan kopitiam mulai tersedia lebih pagi pada periode tertentu).
    • Kisaran Harga: Rata-rata berkisar antara IDR 50.000 hingga IDR 150.000 per orang. [1, 2, 3]

Jika Anda tertarik untuk berkunjung atau memesan tempat, beri tahu saya apabila Anda membutuhkan bantuan untuk:
  • Salam Lemak Nian
  • BHP, 8 November 2026
  • TD & Gemini

 

Tinggalkan Balasan