“Bu, ini buat bu guru..”, kata Yogi, salah satu murid di sekolahku, sambil menyerahkan dua buah permen kepadaku. “Terimakasih, Yogi..”, kataku takjub. Yogi memang belum hafal namaku. Karena aku Selengkapnya
Cerpen
Kapan Hujan Dihatiku
Sudah dua hari ini hujan membasahi bumi, aku memandanginya dari jendela kamarku. Kamar ini dingin tanpa ada rasa hangat didalamnya. Sudah lama rasa panas ini terus saja terasa di kamar Selengkapnya
Tanya (Part 2)
Tidurku terganggu oleh azan shubuh yang berkumandang, aku mengeliatkan badan sebelum bangun. Mataku tertuju pada sosok yang berada disebelahku, untung saja aku tidak terpekik karena kesadaranku datang bahwa sejak semalam Selengkapnya
Tanya (part 1)
Tandus, kering kerontang tak ada yang tumbuh di sana hanya perasaan gersang yang selalu ada di antara hubungan kami. Aku setia dengan kehidupanku sementera dia yang bergelar suamiku juga dengan Selengkapnya
Ternyata Sudah Tua.(part akhir)
Sudah hampir sepurnama Bang Iwan tidak pulang, sort masangge servis terakhir yang aku terima 2 minggu yang lalu. “Abang tugas luar kota selama 1 bulan.” Hanya itu membuat hatiku terus Selengkapnya
Ternyata Sudah Tua.(Part awal)
Dedaun hijau akan hilang warnanya menjadi kuning kering, kelopak bunga mulai berguguran tanda bunga dah mulai lagi. Uban mulai bermunculan, bila tersenyum sudah Nampak kerut dipinggir bibir walaupun masih terpancar Selengkapnya
Ku Buang Asa (part 2)
Dua minggu sudah berlalu, aku tidak mendengar kabar dari yang namanya Indra. Tiba – tiba hari ini aku mendapatkan telephone dari nomor tidak di kenal. Untuk telephone pada jam Selengkapnya
Jodohku, Dia (part 2)
Belum juga tepat pukul 2 Indra sudah nongkrong di depan kantorku, untung aku sudah mengantisifasinya. Dengan muka cemberut aku masuk ke dalam mobil Indra dan membanting pintunya “Marah?” tanyanya “Tidak.” Selengkapnya
Jodohku, Dia (part 2)
Belum juga tepat pukul 2 Indra sudah nongkrong di depan kantorku, untung aku sudah mengantisifasinya. Dengan muka cemberut aku masuk ke dalam mobil Indra dan membanting pintunya “Marah?” tanyanya “Tidak.” Selengkapnya
Perjalanan Menuju Hutan Kesedihan
Tentang 1 Januari yang menguras emosi, rerumputan pun lusuh diterpa air hujan yang berlomba-lomba mengucur turun membasahi bumi. Menciptakan kisah panjang tentang sebuah kesedihan. Kesedihan yang menciptakan pagi nan beku. Selengkapnya
- Sebelumnya
- 1
- …
- 6
- 7
- 8
- 9
- 10
- …
- 23
- Berikutnya
Tidak Ada Lagi Postingan yang Tersedia.
Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.








