“Jogja Parangtritis, Mas!” Suara Kernet bus itu membuyarkan lamunan Rino. Bus Jatayu jurusan Jogja-Parangtritis itu melintas di depannya. Segera ia berlari mengejarnya sambil melambai-lambaikan tangannya. Bus itu berhenti, menantiya. “Jogja, Selengkapnya
Cerpen
Celoteh Nyakbaye, Cerpen “”Seonggok Daging Bernama Hati (End)”
Aku berusaha meraih badan Intan, tapi tanganku ditepis Intan, “Intan mau istirahat, Abang pulang saja. Jangan buat Ayah dan Ibu curiga. Intan mengatakan Abang lagi dinar luar, kenapa malah kemari.” Selengkapnya
KMAB-H28-Cerpen 12-Kiat Sukses Sang Idola Part 4
Hari yang dinanti-nantikan pun tiba, yaitu upacara bendera di hadapan seluruh siswa kelas VII,VIII, dan IX, serta pembagian hadiah perlombaan. Dengan senyum khasnya, Bapak Tugiyo telah membawa selembar kertas yang Selengkapnya
KMAB-H27-Cerpen 12-Kiat Sukses Sang Idola-Part 3
Sejak hari itu, ia berpikir keras tentang lomba 5K tersebut. Ini tugas barunya, tantangan baginya untuk membuktikan bahwa kelasnya memang yang terbaik. Inilah pula yang akan ia gunakan untuk memotivasi Selengkapnya
KMAB-H26-Cerpen 12-Kiat Sukses Sang Idola- Part 2
Tak lama kemudian, bell masuk berdering. Jam pelajaran yang pertama adalah Matematika. Ia bersyukur PR-nya telah selesai dikerjakannya. Baginya, kiat sukses yang kedua adalah disiplin dalam menunaikan kewajiban atau tugas-tugasnya. Selengkapnya
KMAB-H25-Cerpen 12-Kiat Sukses Sang Idola-Part 1
“Krriiiiiingggg!!…” Nisa tersentak dari tidurnya. Jam alarmnya berdering pukul 04.00 tiap paginya. Baginya, kiat sukses yang pertama adalah disiplin waktu. Jam bekernya adalah benda yang paling berjasa dalam hal ini. Selengkapnya
KMAB-H24-Cerpen 11-Jangan Berpaling-Part 4
Seminggu kemudian, di dalam kelasnya, di antara sorak sorai teman-temannya, Sila terdiam di tempat duduknya. Jantungnya berdebar keras menantikan hasil dari upayanya selama ini. Akankah ia juga akan memperoleh kesuksesan Selengkapnya
KMAB-H23-Cerpen 11-Jangan Berpaling-Part 3
Setibanya di rumah, Sila dikejutkan dengan sebuah percakapan antara ibu dengan seseorang. Ia urungkan untuk mengucapkan salam. Tangannya terhenti ketika hendak mengetuk pintu. Ibunya mengobrol dengan siapa? Pikirnya. Tidak ada Selengkapnya
KMAB-H22-Cerpen 11-Jangan Berpaling-Part 2
Sampai di rumah, Sila sudah disambut oleh suara batuk ibunya. Ia pun segera berganti pakaian dan menyiapkan segala sesuatunya untuk ibunya. Ibu harus sembuh, tekadnya dalam hati. Sila pun mulai Selengkapnya
KMAB-H21-Cerpen 11-Jangan Berpaling- Part 1
Sila tampak murung dengan kepala terkulai di bangkunya, kala bel masuk jam pelajaran terakhir berbunyi. Di antara siswa-siswa kelas VIII, Sila terkenal sebagai siswa yang pendiam, cuek, suka menyendiri, tapi Selengkapnya
- Sebelumnya
- 1
- …
- 18
- 19
- 20
- 21
- 22
- …
- 94
- Berikutnya
Tidak Ada Lagi Postingan yang Tersedia.
Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.






