Jangan bangga atas apa yang kau miliki Hanya harta titipan untuk kau simpan Satu sen kau keluarkan, satu sen pula harus dipertanggungjawabkan Mana bisa dikatakan itu milik kau Sedangkan Selengkapnya
Fiksiana
Berbuka Puasa
Bulan penuh rahmat Bulan penuh ampunan Lapar dahaga hanya sementara Ada yang sibuk susun hidangan penggugah selera Sesekali tengok sesama Mungkin sejak kemarin menahan dahaga Sibuk berbagi sisihkan Selengkapnya
Puisi : Sepekan Menjelang Akhir Ramadan
Puisi Sepekan Menjelang Akhir Ramadan Kreasi Thamrin Dahlan sepekan lagi teman pesantren ramadan berakhir 21 hari berlalu sudah sungguh sangat banyak Selengkapnya
Pemilu
Pemilu… Tak sekadar memilih Namun, membuat pilu Masa lalu terdengar gaung lagu Kendati pun sebatas kepatuhan Sekejap dan berlalu Lepas tanpa bekas Kemudian terhempas Menyisakan seonggok luka dalam Selengkapnya
Cinta
Cinta bak kupu-kupu Terbang tinggi Hinggap di mana saja yang dia ingini Tak harus dimiliki Cinta itu satu Hanya pada-Mu Ya Tuhanku Maaf rinduku yang kurang besar untuk-Mu Selengkapnya
Bilur Resah
Ia tak berlaga sebab ini bukan apa-apa Juga dalam ingatannya diri bukan siapa-siapa Dalam hening menghadirkan segala rasa Damai…, indah dalam hadirNya Diri sering lupa Arus waktu telah menggerusnya Selengkapnya
Orang Yang Memberi Petunjuk Kepada Kebaikan Sama Pahalanya Seperti Orang Yang Melakukan
hujan mengguyur Jakarta sejak sore tadi. bumi basah, tanah menerima air dengan rela tanpa unjuk rasa. manusia terkurung dirumah di halte di bawah jembatan di restoran menunggu sang hujan reda Selengkapnya
Pemimpin itu Panutan
Sumber Foto: istockphoto-1095046980-1024×1024 Pemimpin itu Panutan “Besok lagi kalau butuh apa-apa langsung bilang ke saya saja. Yang penting ada bonnya. Tidak perlu Pak Santoso yang bilang di group. Dia kan Selengkapnya
SILATURAHMI CINTA TERURAI (1)
Ijab qabul atas namaku, terucap mantap keluar dari bibir Bang Satya. “Sah.” Koor suara terdengar Bukan hanya saksi yang mengatakan sah tapi seluruh yang menghadiri pernikahanku mengucapkannya. Ada rasa yang Selengkapnya
Kisah di Sabtu Pagi
Kisah di Sabtu Pagi Aci dan kopi Dinikmati di pagi hari Tak mengapa walau hanya ada aci dan kopi Yang terpenting perut bisa berhenti bernyanyi Sabtu berseri cuaca Selengkapnya
- Sebelumnya
- 1
- …
- 6
- 7
- 8
- 9
- 10
- …
- 383
- Berikutnya
Tidak Ada Lagi Postingan yang Tersedia.
Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.







