Bahagia rasanya pada hari guru mendapatkan Puisi dari mereka yang bergelar anak didik, tidak terlambat rasanya memasukkan puisi indah ini kedalam website keren yang selalu menginspirasi untuk terus menulis dan Selengkapnya
Fiksiana
Rinduku Kepada Ibu
Sore itu RS Santo Borromeus sudah mulai sepi dari para pengunjung pasien karena waktu berkunjung sudah habis. Aku yang berada di ruang rawat kembali menyendiri karena baru saja istriku, anak Selengkapnya
Nahkoda “Lelah” Kapal Besar Nyaris Karam
Nahkoda Lelah Thamrin Dahlan *** kapal besar terombang ambing bukan, bukan ‘krna ombak besar namun kenapa kapal besar terseok seok kapal besar sarat persoalan mesin mati tiga beberapa oknum awak Selengkapnya
Renungan Hujan Desember
Puisi : Pesan Hujan Desembar Kreasi Thamrin Dahlan hujan mengguyur Jakarta sejak petang tadi. bumi basah, tanah bumi luar biasa bersikap ikhlas menerima air langit rela terbasahi Selengkapnya
Segelas kopi hitam di waktu shubuh
Pagi buta, kabut masih menyelimuti bumi Segelintir jangkrik mengikrik di depan pintu Hendak masuk menarik selimut. Suara nyaringnya memecah gemericik hujan yang tiada henti sedari petang. Sudah lepek daun daun Selengkapnya
Beda Tipis Penasehat atau Pembisik
makna sebenarnya s’rang penasehat memberikan nasehat itu saja soal diterima atau tidak diterima nasehat penasehat dia tidak pernah kecil hati hanya saja diam diam mengelus dada kiri dia pikir koq Selengkapnya
Bintang Redup
Bintang Mulai Redup Tung Widut Malam datang perlahan Bintang bertaburan menyabut gelam Satu persatu terlihat Menghiasi cakrawala gelap menjadi indah Angin perlahan bergerak Awan hanyut dalam belaiannya Selengkapnya
Guru
Andai diri mengerti arti Andai hati tertanam janji Andai mata, telinga, sudah bersaksi Takkan tugas dan tanggung jawab terlaksana tanpa dapat diuji Tiada ada cacat cela tersengaja karenanya Tiada ada Selengkapnya
Undangan Pernikahan ke Dua
Undangan Pernikahan ke Dua Tung Widut Mahmudi seorang lelaki yang membuat Yulainar patah hati. 35 tahun lalu setiap hari Mahmudi menjeput dan mengantarnya pulang sekolah. Bukan rahasia lagi Selengkapnya
Matahari di Balik Awan Tung Widut Sore datang Matahari perlahan turun Terlihat dibalik awan dengan malu Berpamitan akan meninggalkan teriknya siang Angin berhembus meniup rerumputan Ditanah lapangan Selengkapnya
- Sebelumnya
- 1
- …
- 8
- 9
- 10
- 11
- 12
- …
- 383
- Berikutnya
Tidak Ada Lagi Postingan yang Tersedia.
Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.













