[23/7, 11.11] Wijaya Kusumah: Hari Anak Nasional 2026: Saatnya Menyayangi, Melindungi, dan Membangun Masa Depan Anak Indonesia
“Anak Hebat, Indonesia Kuat Menuju Indonesia Emas 2045.”
Setiap tanggal 23 Juli, bangsa Indonesia memperingati Hari Anak Nasional (HAN). Peringatan ini bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan momentum untuk kembali mengingatkan seluruh elemen bangsa bahwa anak-anak adalah amanah sekaligus harapan terbesar Indonesia di masa depan.
Tahun 2026, semangat Hari Anak Nasional mengusung pesan yang sangat menyentuh, “Sayang Anak, Lindungi dan Bangun Masa Depan.” Kalimat sederhana itu mengandung makna yang begitu dalam. Anak-anak tidak hanya membutuhkan kasih sayang, tetapi juga perlindungan, pendidikan yang bermutu, lingkungan yang aman, dan kesempatan yang sama untuk mengembangkan potensi terbaiknya.
PGRI Jawa Barat melalui Ketua H. Akhmad Juhana, S.Pd., M.M.Pd. bersama Sekretaris Umum Dede Hidayat, M.Pd. turut mengajak seluruh guru, orang tua, dan masyarakat untuk menjadikan Hari Anak Nasional sebagai pengingat bahwa investasi terbaik bangsa bukan hanya pembangunan gedung dan infrastruktur, melainkan pembangunan karakter generasi penerus.
Guru memiliki peran yang sangat strategis dalam kehidupan anak. Di sekolah, guru bukan hanya mengajarkan membaca, menulis, berhitung, atau teknologi. Guru juga menanamkan kejujuran, kedisiplinan, tanggung jawab, kepedulian, dan semangat pantang menyerah. Pendidikan karakter inilah yang akan membentuk anak-anak menjadi pribadi yang tangguh menghadapi tantangan zaman.
Di sisi lain, keluarga tetap menjadi sekolah pertama bagi setiap anak. Kasih sayang orang tua menjadi fondasi utama dalam membangun kepercayaan diri, keberanian, dan akhlak mulia. Ketika keluarga, sekolah, dan masyarakat berjalan seiring, anak-anak akan tumbuh dalam lingkungan yang sehat, aman, dan membahagiakan.
Tantangan yang dihadapi anak-anak saat ini juga semakin kompleks. Kemajuan teknologi menghadirkan banyak manfaat, tetapi sekaligus membawa risiko seperti perundungan, kecanduan gawai, hingga paparan informasi yang belum layak. Oleh sebab itu, pendampingan orang tua dan guru menjadi semakin penting agar anak mampu memanfaatkan teknologi secara bijaksana, kreatif, dan bertanggung jawab.
Indonesia menargetkan menjadi Indonesia Emas 2045. Cita-cita besar tersebut hanya dapat terwujud apabila anak-anak hari ini memperoleh pendidikan yang berkualitas, kesehatan yang baik, perlindungan dari segala bentuk kekerasan, serta ruang untuk berkarya dan berprestasi. Mereka adalah calon pemimpin, ilmuwan, guru, tenaga kesehatan, pengusaha, seniman, dan berbagai profesi yang akan menentukan arah perjalanan bangsa.
Mari jadikan Hari Anak Nasional bukan hanya sebagai peringatan satu hari dalam setahun, tetapi menjadi gerakan bersama untuk menghadirkan senyum di wajah setiap anak Indonesia. Berikan mereka kasih sayang tanpa syarat, lindungi hak-haknya, dengarkan suara mereka, dan dampingi setiap langkah pertumbuhannya.
Selamat Hari Anak Nasional 23 Juli 2026.
Mari kita wujudkan generasi yang sehat, cerdas, berkarakter, kreatif, serta siap membawa Indonesia menuju masa depan yang lebih gemilang. Karena ketika anak-anak tumbuh dengan bahagia dan terlindungi, sesungguhnya kita sedang membangun Indonesia yang kuat, maju, dan bermartabat. Semoga setiap anak Indonesia dapat meraih cita-citanya, menjadi kebanggaan keluarga, dan kelak mengabdikan ilmu serta pengalamannya untuk kemajuan bangsa dan negara.
Salam blogger persahabatan
Wijaya Kusumah – omjay
Guru blogger indonesia
Blog https://wijayalabs.com
Wijaya Kusumah:










