Entah sudah berapa lama aku duduk disini, jari jemariku menari diatas keyboard kesayanganku hadiah ULTAH dari putriku. Meski jari-jari ini tak selincah dahulu, tapi aku bangga masih maupu beradaptasi dengan jaman.
Aku adalah satu dari ribuan orang seusiaku yang masih berkutat dalam dunia edukasi dan literasi. Mungkin aku terlambat memasuki dunia ini, tetapi lebih baik terlambat dari pada tidak sama dekali. Sesungguhnya tidak juga terlambat, karena ketika aku masih duduk dibangku SMP dan SMA aku sudah mengeluti dunia tulis menulis dan aku kirim ke harian KOMPAS dan POS KOTA.
Bila tulisanku muncul diharian tersebut, aku senang sekali, karena aku dapat honor. Dari Rp 25 hingga Rp 100. Nilai tersebut cukup tinggi dimasa itu. Jika sudah dapat honor, sebagian aku berikan pada mama, sisanya ditabung dan traktir teman-teman dikantin sekolah.
Selain menulis cerpen dan puisi, aku juga menulis artikel kecil, yang menyoroti masalah politik, sosial, ekonomi dan budaya. Aku juga aktif diberbagai kegiatan, seperti lomba baca puisi, sajak, cerpen juga drama. Aku juga tergabung dalam teater mandiri bersama Putu Wijaya. Aku juga menulis skripsi untuk para mahasiswa malas dan manja, klipping dan kegiatan literasi lainnya. Disamping itu juga menjadi guru privat Bahasa Inggris, Fisika, Kimia dan Matematika.
Lama fakum, karena kesibukan didunia profesi yang bukan dunia pendidikan melainkan LITBANG untuk perkembangan dan pertumbuhan negara-negara dunia ketiga serta bisnis. Berkeliling ke manca negara, termasuk pernah menjadi Tenaga Kerja Asing tapi orang Indonesia. Tepatnya ditempatkan diSulawesi Utara, untuk mengembangkan wilayah Indonesia Tengah dan Timur. Dari sana bolak balik Jakarta Manado, bertemu dengan Ibu Megawati, Mentri Perhubungan, Industri, Pedagangan dan lain lain.
Bersamaan waktu ketika kehilangan seluruhnya, banting setir masuk kedunia pendidikan. Dan disini sudah berjalan lebih dari 12 tahun. Bergelut didunia pendidikan, bukan lading profit, tidak ada rupiah apalagi dolar, melainkan ibadah. Ketika mendapatkan sesuatu sebagai ibadah, maka hidup menjadi lebih tenang meski tidak dipungkiri bahwa hidup membutuhkan rupiah ataupun dolar,
Sekecil apapun yang diperoleh dari dunia pendidikan, tetap menjadi berkah, karena banyak doa dari para siswa dan orang tua siswa,
Quote of the day
“Dalam hidup dan kehidupan manusia, hanya ada dua profesi, yaitu profesi guru dan profesi lainnya”












