Apa Kabarmu

Apa Kabar Mu Tung Widut   Tengah malam sepi Merangkai doa untukmu Untuk anak tercinta Apa kabar anakku   Doa ku panjatkan setiap waktu Seiring detak jantungku Menyatu dalam kalbu

Melihat Diri

Melihat Diri Tung Widut   Lihat pada diri sendiri Mampukah kau Seperti mereka Hebat tanpa cela   Kebaikan keadaan Orang lain yang menilai Terimalah kata mereka   Entah kejujuran atau

Semoga Tung Widut   Semoga Awal sebuah doa Terucap penuh pengharapan Dari hanpa tanpa kemampuan   Hanya kuasaMu merubah Kuasa Mu segala menjadi Atas kendak mu terjadi   Hanya manusia

Ringankan Tung Widut   Masalah demi masalah Berurutan dalam cerita Tanpa dosa Menerima sah tuduhan   Benar tak mengerti Tak pun menyadari Bila menjadi sebuah tragedi   Kini hanya Tuhan

  Jangan Emosi Tung Widut   Bagaimana bisa Mereka menganggap benar Dari kejadian yang membuat derita Ini  akibat dari bercanda   Tangannya patah Emosinya meningkat Wajahnya memerah Menutut sang pencanda

Tidak Ada Lagi Postingan yang Tersedia.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.