Menahan ego untuk sebuah keterikatan hati adalah sebuah perjuangan yang teramat besar. Tiada yang lebih indah dalam menjalani hidup ini selain melihat orang-orang terdekat tersenyum.
Hati yang terkadang merasakan sedih juga berperan penting dalam proses menurunkan ego. Ego yang tak biasa yang awalnya ingin memberontak sejadi-jadinya ternyata busa juga dikendalikan hanya dengan sebuah senyuman.
Sebenarnya jika dikaji lebih dalam lagi, apa manfaatnya mempertahankan ego bagi seseorang? Apakah dengan menghadirkan ego semua masalah akan terselesaikan atau sebaliknya?
Entahlah… yang pasti ego akan semakin meninggi jika kesadaran diri sebagai seorang hamba telah mulai pudar. Sudah mulai ada pengakuan-pengakuan kalau aku begini… kalau kamu begitu… Hmmm… alangkah ruginya jika ego diperturutkan.
Turunkanlah ego demi sebuah kebaikan. Sembunyikanlah ego untuk sebuah kebahagiaan.
Yakinlah tiada yang sia-sia. Ego jika diarahkan ke yang lebih baik maka semua yang baik-baik akan hadir dalam hidupmu. Begitupun sebaliknya Jika ego diarahkan ke arah yang tidak baik maka semua yang tidak baik juga akan hadir dengan sendirinya.
Jikalah diri tidak mengizinkan ego hadir maka egopun tidak akan sudi hadir.








