Enam Belas
Demam Ikan Channa
Ikan … oh … ikan kenapa engkau mengganggu sikecil seharian?. Beberapa hari ini anak bungsu saya terkena demam. Demam bukan sembarang demam. Kali ini demamnya tidak terasa panas badanya. Tidak juga terasa menggigil badanya. Tidak juga terasa pegal linu di badan. Demam ini tiba-tiba datang tanpa diundang. Demam ini begitu mengurah uang bukan menguras energi.
Ternyata demam ini adalah demam membeli ikan chanaa. Sikecil saya dua minggu sebelumnya terserang demam membeli ikan. Sekarang terserang lagi penyakit demam membeli ikan channa. Saya jadi penasaran sebenarnya ikan channa itu apa? dan seperti apa?. Sampai-sampai sikecil saya begitu tertarik dengan ikan ini.
Sesaat kemudian saya melihat ikan-ikan yang telah dibeli sikecil di dalam aquarium kecil. Ternyata disalah satu aquarium kecil terdapat satu ikan seukuran jari manis saya. Motif dari ikan itu seperti macan. Warnanya berwarna abu-abu tua dan hitam. Tiba-tiba sikecil datang menghampiri saya dan ikan itu. Dia mengatakan bahwa ikan itu adalah ikan channa. Meskipun saya tidak tahu, saya mengiyakan pendapat sikecil agar tidak mematahkan semangatnya.
Dikarenakan saya masih penasaran akhirnya mencoba mencari beberapa informasi terkait ikan channa. Saya akan mencari asal mula ikan channa hingga sekarang bisa memiliki harga jual yang lumayan tinggi. Menurut asal usulnya ikan channa merupakan ikan gabus. Ikan ini tergolong pada keluarga familia chanedae. Ikan ini juga terkenal dengan ikan yang memiliki kepala ular (Snakehead emperor).
Menurut mediaindonesia ikan channa sudah hadir di alam raya ini sejak 50 juta tahun yang lalu. Asal mula ikan ini adalah dari pegunungan Himalaya. Kemudian menyebar keseluruh wilayah iklim intertropis seperti : Eropa, Afrika dan sebagian menyebar ke Asia. Termasuk salah satunya terdapat dibeberapa wilayah Indonesia. Ikan channa tergolong ikan yang tinggal di air tawar.
Ikan channa tidak memerlukan banyak oksigen untuk hidup. Selain itu ikan channa memiliki berbagai macam corak artistik. Sehingga ikan ini banyak diminati oleh banyak orang. Ikan channa memiliki banyak jenis sekarang diantarnya :
- Ikan channa amphibeus
- Channa Andrao
- Channa Argus
- Channa Asiatica
- Channa Aurantimaculata
- Channa Aurantipectoralis
- Channa Bankanesis
- Channa Baramesis
- Channa Barca
- Channa Bleheri
Masih ada banyak ikan channa lainnya dan indah-indah. Berbeda dengan pada saat saya masih kecil ikan channa yang kenal adalah biasa berwarna perak. Akan tetapi sekarang begitu banyak macam, corak dan warna dari ikan channa yang bagus-bagus. Dulu hanya terkenal sebagai ikan gabus namun sekarang lebih terkenal denang ikan channa.
Tidak tanggung-tanggung karena keindahan akan corak artistiknya ikan channa memiliki harga jual yang melambung tinggi. Harga ikan channa melambung tinggi dikarenakan hewan ini hampir punah dan hampir jarang terdapat dibeberapa negara di dunia.
Adapun harga ikan channa termahal di dunia adalah sebagai berikut :
- Channa barca Rp25 juta hingga Rp50 juta.
- Channa marulioides sekitar Rp3 jutaan.
- Channa melasoma sekitar Rp150 ribu hingga Rp3 jutaan.
- Channa stewartii Rp400 ribu hingga Rp2 jutaan.
- Channa argus Rp1,5 jutaan.
- Channa aurantimaculata Rp750 ribu hingga Rp1,5 jutaan.
- Channa striata albino Rp120 ribu hingga Rp1 jutaan. (OL-14)
Sumber: https://mediaindonesia.com/humaniora/529789/asal-usul-ikan-channa-ada-yang-seharga-mobil
Cukup mencengangkan bukan. Ikan yang luar biasa sekarang. Berbeda dengan zaman dulu ikan ini begitu tidak terkenal dan bagaikan ikan biasa saja. Akan tetapi karena artistik dari coraknya dan kelangkaannya maka ikan ini memiliki nilai jual yang tinggi. Benar saja ketika saya tanya sikecil berapa harga ikan channa seukuran jari manis adalah seharga seratus ribu rupiah.
Ukuran kecil saja sudah memiliki harga yang luar biasa tinggi apalagi yang sudah besar dan memiliki corak sangat indah. Ini sangat jelas menghasilkan cuang yang luar biasa banyak. Hingga sekarang banyak orang yang berbondong-bondong untuk membudidayakan ikan channa.












Peluang bisnis ini
Betul Omjay matursuwun untuk selalu komen