MENULIS itu MUDAH

Terbaru437 Dilihat

MENULIS itu MUDAH

Main rakit dengan Risya,
Ketemu Gia dan Lilis,
Lagi sakit gak dirasa,
Bahagia temu kelas menulis.

Bismillaahirrahmaanirrahiim

Puji syukur saya panjatkan berkah rezekiNya, sampailah saya di malam materi ke 26 kuliah menulis online asuhan Om Jay di Rabu malam 8 September ini.
Tak terasa perjalanan panjang telah dilalui, manis senang bahagia bahkan lelah karena berbenturan kegiatan lainnya saya rasakan. Namun karenaNya slalu diberikan kelancaran dan kemudahan. Alhamdulillah.

Kenali sejenak narasumbernya yuk..


Beliau Seorang dosen dari IAIN Tulung Agung, juga penulis 26 buku, seorang motivator, serta Penggiat Literasi.
Pojok Literasi mulai beliau torehkan sejak 2003 dan tak pernah putus hingga sekarang. Beliau Sangat inspiratif . Beliau bernama Dr. Ngainun Naim yang akan berbagi ilmunya dalam tema “Menulis itu Mudah.”

Menulis itu Mudah
Di awal pemaparan beliau,
Apa betul menulis itu mudah?
Bukankah selama ini menulis itu sulit?
Nah, ini bukti menulis itu mudah, hingga ratusan tulisan ia torehkan, maasyaa Allah…👇
https://www.spirit-literasi.id/2021/09/pangeran-diponegoro-proses-kreatif.html

Satu lagi bukti karya-karya beliau..👇
https://ngainun-naim.blogspot.com/2021/07/adab.html

Merubah mind set kita akan mempengaruhi sikap/perilaku kita melakukan tindakan menulis. Jika membentuk mind set “menulis itu mudah” yaaa akan terasa mudah sejak awal…sampai kapanpun dalam melakukannya.

Kunci Menulis:
📌Mind set “Menulis itu Mudah” bisa dijadikan kunci pertama dalam menulis.
📌Kunci kedua “Tekad yang Kuat”, jadi seorang penulis harus semangat jangan mudah menyerah, menemui hambatan harus berani menghadapi dan bisa mengatasi.
Orang yang jarang menulis bayangannya tidak karuan, tapi kalau sudah terbiasa sering menulis bayangan itupun akan hilang dengan sendirinya, dan yang ada tinggalah tekad yang kuat.
📌Kunci ketiga “menulis yang kita ketahui”
Misal menulis tentang aktivitas keseharian kita. Lakukanlah secara konsisten.
📌Keempat “banyak membaca”, Membaca itu seperti menabung yang akan dikeluarkan secara otomatis saat menulis.
📌Kelima “jam terbang”, diperlukan praktik menulis sebanyak-banyaknya. Semakin sering menulis akan semakin mudah.
Ikut grup-grup menulis bisa dijadikan salah satu cara untuk mendukung mempermudah kita dalam menulis juga, karena di sini kita akan mendapatkan teori dan pengetahuan terkait menulis. Namun tak menjamin keberhasilan, andai kita tetap tidak mempraktikkannya.
Sebelum membagi kunci keenam, beliau mengajak kami merenungi…dan membiasakan bersyukur atas nikmat anugerah bisa menulis yang sudah Allah berikan. Karena tidak semua orang mau dan mampu menulis. Ada yang mampu tetapi tidak mau, maka tidak dapat menghasilkan tulisan.
📌Keenam “sabar menjalani proses menulis”. Beliau bagikan mutiara dari pesantren yang beliau dapat dulu “Seribu langkah itu dimulai dari langkah pertama”…jadi menulis itu sepanjang kita jalani dengan sabar maka akan berhasil.
Satu demi satu langkah kita jalani dengan sabar, insyaallah mudah.

Cara Menulis
Selanjutnya beliau membagi 6 cara menulis ala prof. Dr. Kuntowijoyo, yaitu, Membaca…menulis…menulis…membaca…menulis dan menulis.

Kesimpulan:
📌Miliki 6 kunci dalam menulis, mind set
“menulis itu mudah”, tekad yang kuat, menulis yang kita ketahui, banyak membaca, jam terbang dan sabar menjalani proses.
📌Miliki 6 cara menulis, membaca…menulis….menulis….membaca…menulis dan menulis.
📌Selalu berayukur atas anugerah kemampuan menulis yang Allah SWT. berikan.

 

Rangkuman tanya jawab:
💕Spirit menulis itu fluktuatif. Naik turun. Maka perlu adanya usaha motivatif.
Motivasi menulis ada dua, yaitu:
Motivasi dari luar atau motivasi eksternal dan motivasi dari dalam atau motivasi internal.
📌Motivasi eksternal itu biasanya efektif tetapi hanya sesaat
📌Motivasi internal itu motivasi dari dalam diri sendiri, Motivasi ini jauh lebih kuat dan kokoh

💕Setiap orang sesungguhnya mengetahui secara baik kondisi diri dan kebiasaan diri masing-masing. Ada orang yang bisa membaca dan menulis pagi hari saat kondisi fisik masih segar. Bagi yang sadar akan hal ini maka lakukan.
Jika belum terbiasa, paksa. Semua kebiasaan diawali dari paksaan.
Nanti lama-lama akan terbiasa dengan sendirinya.
💕Menumbuhkan minat menulis dan membaca pada siswa, ajaklah mereka menulis dengan gembira, jangan ada paksaan, apresiasi karya mereka. Bisa dengan cara membukukan karya mereka secara sederhana melalui difotocopi dan dibeundeul, juga dengan cara profesional dibukukan di penerbit.

Alhamdulillaahirabbil ‘aalamiin

“Menulislah seperti embun yang ketika jatuh ke bumi membawa pengetahuan, dan ketika melangit ke Arsy menjadi keabadian”

_by bunda Myderly_

 

 

 

 

Ciamis, 17 Februari 2022

Cila Lia Y. ..🙏🤩😍

Tinggalkan Balasan