
Selamat siang sobat,
Sejak pagi hari saya belum menemukan tema apa buat tulisan yang saya akan posting buat program KMAB YPTD untuk hari ini.
Sebenarnya hari ini saya sudah memposting dua artikel di website YPTD : terbitin.id. Satu artikel yang berjudul “Jelang Babak Semi Final Leg 2” untuk Turnamen Pra Musim Piala Presiden 2022 dan satu artikel lagi yang berjudul “Turnamen AFF U-19 : Indonesia Tersingkir Secara Dramatis” untuk mengisi rubrik Celoteh Nurwendo Dalam Goresan Pena”.
Siang ini sekitar jam 11.00 WIB, saya membuka mbah google untuk mencari cari tema apa yang bisa saya tulis di program KMAB YPTD.
Saya sempat melongok sebentar ke akun Kompasiana saya lalu bergeser melihat lihat ke website yang lain sampai saya menemukan website ciprit.com dengan sebuah artikel yang berjudul : “Ketika ISBN Memperketat Aturan. Muncul QRCBN. Apa Untungnya Bagi Indonesia ?”. Diposting pada jam 18.48 WIB tanggal 10 Juli 2022. Artikel ini ditulis oleh Dr. Dedi Nurhadiat.
Saya pun tertarik untuk membaca artikel tersebut karena menyangkut tentang ISBN dan QRCBN yang tentu saja berkaitan dengan buku buku yang sudah saya terbitkan.
Kemudian saya klik untuk masuk ke artikel tersebut dan saya pun mulai membacanya.
Sampai di sebuah paragraf, saya tertegun sejenak ketika penulis mengambil referensi dari tulisan saya di Kompasiana. Ada bagusnya, saya cuplikan paragraf tersebut :
“Tentang “Terbitkan Buku dengan QRCBN”, saya baca di https://www.kompasiana.com. Kreator: Nurwendo Haricahyadi. Tampaknya ISBN jika diperketat akan terlindas QRCBN.”
Tentu saja sebagai Penulis, saya merasa bahagia seperti halnya tajuk dari program YPTD, Karena Menulis Aku Bahagia.
Ketika tulisan kita dibaca orang apalagi sampai banyak orang maka kita pantas bahagia dan itu berarti tulisan kita sudah memberikan manfaat bagi banyak orang.
Tulisan saya di Kompasiana yang dijadikan sebagai referensi pada artikel tersebut di atas, saya lihat sudah dibaca oleh 3152 orang hingga tulisan ini saya buat.
Alhamdulillah ..
Inilah yang membuat saya terus termotivasi untuk terus menulis agar di sisa usia yang tak tau kapan berakhirnya, saya dapat membagi buah dari pemikiran saya dalam tulisan untuk bisa dibaca oleh banyak orang.
Insya Allah ..
Semoga Allah Subhannahu Wa Ta’ala senantiasa memberikan nikmat sehat kepada saya agar bisa terus menulis ..
Aamiin Ya Robbal Alamiin ..
Sobat, saatnya saya undur diri.
Selamat beraktivitas ..
Salam sehat ..
NH
Depok, 11 Juli 2022











