Aku Malu Bersimpuh Padamu
Jam sudah tepat pada angka satu
Terasa sepi menusuk kalbu
Akupun terbangun untuk merebahkan wajahku padamu
Ku siram tubuhku dengan air surgamu
Tapi aku masih ragu tuk bersimpuh memeluk ribaan namamu
Dalam tertunduk malu wajah yang berdebu
Tetap ku lawan kalbuku yang membisu agar segera bersahut dalam kedap pelukmu
Tuk sucikan diriku yang masih penuh dililiti langkah langkah burukku
Dalam hening wajah kedap takut tak bertemu
Aku tau kalbuku masih membatu buta layu
Pikiran melayang sengaja tak sempatkan tuk ingat namamu
Kaki melangkah terkadang ikut arus berseteru
Telingga juga ikut tiada penyaring bahasamu
Mulut terus merobek dengan kata kata tajam seperti sembilu
Jujur aku malu padamu
Hari ini sudah terlalu banyak harta untukku darimu
Namun tak ada sedikitpun direnggut dariku
Engkau terus menggulurkan kebaikanmu
Walupun pendosa yang jauh dari kerdip keribaanmu
Tak ada rasa ragu cinta kasihmu padaku
Malam ini ku serahkan seluruh jiwa ragaku untuk memelukmu
Tuk hapus derkil hitam yang melekat diseluruh tengkorakku
Biar lebih jauh ku kenalmu
Agar hati ini punya rasa malu
Tau akan kuasamu yang terus melihat perjalananku
RZAF 2692021









