Camilan renyah ini awalnya dikenal dengan nama sanbosag atau samsa dan sudah ada sejak abad ke-10. Berbentuk segitiga dengan kulit yang renyah. Isiannya: ada daging cincang dicamput kentang, kacang polong, bawang dan rempah Kari. Ada juga yang dibuat khusus untuk para vegetarian.
Tercatat samosa termasuk ke dalam pastry. Pastry berasal dari bahasa Prancis, patisserie, yang artinya adalah kue. Pastry merujuk pada pengetahuan mengenai pengolahan dan penyajian kue. Rasanya bisa manis maupun gurih tergantung kreativitas pembuatnya.
Samosa dikenal sebagai street food populer di India. Hal itu memunculkan anggapan bahwa samosa adalah makanan khas India. Namun ternyata samosa memiliki sejarah yang panjang. Ia berasal dari Iran dan disebut sebagai samsa. Bedanya, samsa dibakar bukan digoreng. Samsa dikenal sebagai camilan yang sering dibawa pedagang keliling karena mudah dibuat.
Menelusur asal-muasal munculnya camilan ini di Indonesia Camilan ini dibawa oleh para pedagang Arab dan India. Sekilas bentuknya menyerupai pastel namun dengan kulit yang lebih tipis dan isian rempah yang lebih “spicy” dengan aroma lebih tajam.
(Abraham Raubun. B.Sc, S.Ikom)


