IBARAT BAMBU YANG LURUS LEBIH DULU DITEBANG

Terbaru55 Dilihat

Menjaga kejujuran dan prinsip memang tidak mudah. Seringkali dituntut pengorbanan yang tidak kecil.
Pepatah mengatakan: “bagaikan bambu yang lurus ditebang”. “Bambu yang lurus memang lebih dahulu ditebang, tetapi justru karena kelurusannya ia dipilih untuk menjadi sesuatu yang bermanfaat. Makna pepatah ini mengingatkan menjaga kejujuran dan prinsip sering kali tidak mudah, namun tetap merupakan pilihan yang bernilai dan bermakna bagi diri sendiri maupun masyarakat.

Bambu yang tumbuh lurus dianggap baik dan berguna sehingga sering dipilih untuk ditebang dan dimanfaatkan. Sebaliknya, bambu yang bengkok atau kurang baik sering dibiarkan tumbuh. Dari sini lahir pesan bahwa:
Integritas mungkin memang mendatangkan ujian, tetapi dari situlah lahir kepercayaan dan kehormatan.

Dalam banyak kasus orang yang jujur, lurus, atau berintegritas terkadang justru menjadi sasaran tekanan, kritik, atau disingkirkan, sementara mereka yang pandai berkelit atau menyesuaikan diri dengan keadaan sering kali lebih mudah bertahan.

Kejujuran dan keteguhan prinsip terkadang mengundang tantangan. Ini membuktikan bahwa menjadi jujur dan benar tidak selalu berarti memperoleh penghargaan secara langsung. Orang yang berkualitas sering mendapat beban dan tuntutan lebih besar bahkan disingkirkan.

Mereka yang memegang teguh aturan dan etika banyak kali dianggap menghambat kepentingan tertentu, sehingga mendapat tekanan dari pihak yang lebih mengutamakan keuntungan jangka pendek.

Namun pepatah “bagaikan bambu yang lurus ditebang” mengandung filosofi positif. Meskipun bambu yang lurus ditebang, justru karena kelurusannya ia menjadi berguna: menjadi tiang rumah, jembatan, alat musik, atau berbagai kebutuhan lainnya. Demikian pula manusia yang berintegritas. Nilainya mungkin tidak selalu dihargai saat ini, tetapi dalam jangka panjang ia akan dipercaya dan dikenang.

Pada akhirnya “Bambu yang lurus memang lebih dahulu ditebang, tetapi justru karena kelurusannya ia dipilih untuk menjadi sesuatu yang bermanfaat. Integritas mungkin mendatangkan ujian, tetapi dari situlah lahir kepercayaan dan kehormatan
(Abraham Raubun. B.Sc, S.Ikom)

Tinggalkan Balasan