Celoteh Nyakbate, Sedikit Memaksa

Celoteh Nyakbate, Sedikit Memaksa

Celoteh Nyakbaye hari ini, mengingat kembali bagaimana memaksa kedua sahabat penulis Nyakbaye untuk ikut menulis dan akhir kedua sahabat penulis ini sudah mempunyai buku tunggal dan beberapa buku antologi seperti Nyabaye. Dan sekali lagi Nyakbaye memaksakan ide untuk membuat antologi puisi sebagai kenang – kenangan dengan anak didik kami yang sebentar lagi insayaallah akan melepas masa putih abu – abunya. Hanya antologi puisi yang akan  menjadi jalinan silaturahmi yang berkekalan, amin. Yuk kita simak puisinya.

 

DATANG DAN PERGI

 

Seperti bait lagu

Datang dan pergi

Begitu juga dengan dirimu

Datang lalu pergi

 

Kebersamaan yang dibina

Tiga tahun memang tak lama

Ikatan diantara kita

Selalu terkenang sepanjang masa

 

Tak bisa menahanmu

Karena perjuanganmu belum usai

Banyak impian yang belum kau gapai

Membuat dirimu menjadi lebih gigih lagi

 

Airmata haru melepas kepergianmu

Berpisang bukan berarti hilang selamnya

Kepergianmu menggapai harapan

Demi sebuah cita-cita yang kau impian

 

 

 

Eva rina (Guru Biologi)

 

Sekolahku, Kenanganku

 

Kokoh tegak bangunanmu

Berdiri di singgasana

Seakan memanggil anak pertiwi

mengukir impian meraih masa depan

 

Sekolahku tempat menggali ilmu

Setiap waktu memberi warna dalam hidupku

Generasi dari generasi sejak dulu kala

 

Sekolahku harapanku

Sejuta kenangan bergelayut dalam ingatan

Kisah suka maupun duka

Hingga mengantarku ke pintu gerbang

 

Sekolahku kau tumpuan harapan bangsa

Tempat menimba berbagai ilmu

Walau banyak rintangan menghadang

Kau tetap dalam kenangan

 

Dra. Ellyzanur (Guru Bahasa Indonesia)

Bagaimana puisi dua sahabat penulis Nyakbaye, dua sahabat yang akhirnya menjadi teman seperjuangan Nyakbaye menulis dan sekarang kami bersama – sama mengajak guru di SMAN 2 Karimun maupun guru – guru di organisasi yang kami ikuti untuk juga menulis.

Tinggalkan Balasan

News Feed