“Seiring berjalannya waktu, waktu mengajarkanmu banyak hal.” – Aeschylus- Time for study no time for love. Kalimat ini pertama kali Tiara temukan di buku pelajaran Kakaknya. Sejak membaca itu, Tiara Selengkapnya
Cerpen
Kejutan Dari Ayah
“Ayah, yang tak banyak bicara terkesan tidak peduli, tetapi sesungguhnya yang ada dalam hatinya hanyalah kita” -Uknown- Hari ini ibu Tiara memasak special ikan bakar sambalado hijau. Tiara sudah menduga pasti Selengkapnya
Runyam
Saat itu Tiara sedang melihat ibunya sedang mengupas kelapa. Terlihat sangat mudah sekali. Belum terkupas semua ibu menghentikan sesaat kupasan kelapanya karena sedang melihat masakan di kompor. Tiara Selengkapnya
Rahasia Cerpen para Juara
Hari ini saya menghabiskan waktu untuk membaca beberapa karya para pemenang Lomba Menulis Cerpen Batch 2 yang diselenggarakan oleh LiterasiBangsa. Dari karya para pemenang lomba, saya menemukan beberapa kesamaan. Selain Selengkapnya
Diary Untuk Bunda Part 2
Ketakutan itu hanya sementara. Penyesalan itu selamanya -Uknown– Waktu telah mununjukan pukul 16.00 WIB. Tiara pun pamit pulang kepada Tante Tutik karena ia harus berangkat les Bahasa Inggris di sekolahnya. Selengkapnya
Diary Untuk Bunda
Hari ini Tiara berkunjung ke rumah adik ibunya yang baru saja pindah rumah. Tiara datang untuk membantu bersih-bersih. Setiba di rumah baru Tante Tutik Tiara langsung di arahkah Selengkapnya
Tuyul dan Mbah Iwok Bagian ke-2
Nafas Tiara ngos-ngosan. Langkah seribu yang ia lakukan karena ketakutannya yang ingin memastikan apakah benar Mbah Iwok punya peliharaan tuyul. Hatinya terus dihantui rasa penasaran. “Waduh Bu Tiara, Selengkapnya
Tuyul dan Mbah Iwok
Memfitnah adalah hal yang tidak masuk akal. Tapi yang lebih tidak masuk akal adalah mempercayai fitnah. Uknown “Di sekitar sini ada yang pelihara Selengkapnya
Pedar
“Orang yang tidak sabar akan menunggu dua kali.” -Mack McGinnis- Sudah 3 tahun Rini pindah rumah dan selama itu juga rumahnya kosong. Suatu pagi Tiara melihat ada orang yang Selengkapnya
MaulanaYa Suamiku (part 4)
“Tidak perlu minta maaf, aku fikir Bang Maulana akan menjadi imam yang baik buatku ternyata aku salah. Pantas saja selama kami menikah aku selalu merasa kalau dia bukan imanku. Silakan Selengkapnya
- Sebelumnya
- 1
- …
- 3
- 4
- 5
- 6
- 7
- 8
- Berikutnya
Tidak Ada Lagi Postingan yang Tersedia.
Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.






