New normal, atau kenormalan baru Kini menjadi wacana, menjadi berita akan “segera” diberlakukan dan bukan hanya sebatas cerita. New normal, adalah “cara” hidup berdamai dengan Covid-19 yang belum Selengkapnya
guru menulis
Ini Kisahku Si Bayi Kecil #1
Horeee…!!! Usiaku sekarang sudah 6 bulan, Aku sudah mulai belajar menelan makanan yang dilumatkan setiap subuh melalui ketulusan hati dan karya kedua tangan Bundaku Di setiap pagi, siang, dan Selengkapnya
Pray For Kalsel #2
Hujan masih turun, Syanak ai! Kiriman air masih datang lagi dari hulu ke hilir dari tempat tinggi ke dataran rendah Tenggelamkan kampung-kampung kami Merendam kota-kota kami. Di zaman Selengkapnya
Pray For Kalsel #1
Hari ini banyak air mata tertumpah dari warga Banua di banyak sudut desa dan kota Tumpah bersama air bah yang jatuh dari langit membawa banjir bandang hanyutkan kebahagiaan, merendam Selengkapnya
KMAA #31: Menulislah Sebelum Anda Tidur
Salah satu usaha untuk konsistensi dalam menulis adalah menulis sebelum tidur. Menulis sebelum pernah dilakukan oleh banyak penulis hebat. Hal ini dikarenakan menulis sebelum kita mau tidur akan menjadi sebuah Selengkapnya
Konsisten: Luangkan Waktu, Berpikir dan Fokus
Mewujudkan konsistensi menulis tidak semata teori. Harus ada praktik, harus ada aksi nyata dan tindak lanjut. Setiap penulis memiliki caranya sendiri untuk konsisten. Namun, pada tulisan ini saya akan berbagi Selengkapnya
KMAA #29: Menulislah Melalui Smartphone
Di era digital seperti saat ini, menulis merupakan sesuatu yang sangat mudah dan mudah sekali. Sebut saja penulis yang terkenal seperti Prof. Ersis Warmansyah Abbas seorang dosen dan penulis buku Selengkapnya
Masa Depan Teknologi: Berkah atau Musibah?!
Di awal tahun 2021, kupersembahkan sebuah puisi teknologi Sebuah puisi yang terikat sajak dan lagu tentang teknologi masa depan dan juga masa lalu Teknologi, sebuah kata ilmiah bermakna Selengkapnya
Tentang Horizon Kita
Aku ada… mencarimu jauh hingga ke angkasa, demi menemukanmu yang selalu melukiskan jejak-jejak indah pada awan-awannya… Engkau ada… menyapaku senantiasa hingga ke dasar lubuk jiwa, demi menentramkan hatiku Selengkapnya
Tentang Kenangan
“Apa yang engkau cari-cari di antara waktumu yang telah pergi?” Bukankah yang masih tersisa adalah dirimu sendiri beserta setiap kenangan yang pernah terjadi padanya? Engkau boleh saja menangis Selengkapnya
- Sebelumnya
- 1
- …
- 4
- 5
- 6
- 7
- 8
- …
- 19
- Berikutnya
Tidak Ada Lagi Postingan yang Tersedia.
Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.




