Senja di Hati Sepi Tung Widut Rona senja gemulai bercerita Tentang deru roda yang rindu rumah Jarak beribu jarak penghalang Tak mampu menyapa dengan sebutan sayang Berat rasa di dalam Selengkapnya
penerbit andi
Cerita Pagi
Cerita Pagi Tung Widut Surya belum berkata Tersembunyi jauh didalam gelap Dingin tersenyum menyambut mata terbuka Semangat kan raga tegak berdiri Korbarkan api bahagia hari ini Dengan senyum simpul menyapa Selengkapnya
Doa Sang Pemuda Tung Widut Syukur terucap dadi bibir Pemuda pemburu ilmu di layar bercahaya Sejuta harapan mewarnai angan Sebuah kesuksesan di masa datang Tengah malam dihiasi doa Bersama gelap Selengkapnya
Merahkan Darahku
Merahkan Darahku Tung Widut Corona membuat sepi ulang tahunku Merenggut paksa keceriaan pesta Mensenyapkan penjuru negri Diam tanpa basa basi Riuh ceria yang dulu ada Bingar disetiap detik mewarnai pecinta Selengkapnya
Panggilan dari Balik Kabut
Panggilan dari Balik Kabut Tung Widut Pagi dingin pekat Matahari masih engan menampakkan diri Bersiap di ufuk timur gunung masih tertidur dalam buaian hitam Suara lantang bersahutan dari pengeras Menggerakkan Selengkapnya
Lelap
Lelap Tung Widut Memecah keheningan malam Dalam temaram lampu kamar Terdengar dekur semerdu angin yang diam Menapaki malam Mimpi terurai Bersambung kala tubuh berbalik Menikmati sisi gelap dengan napas teratur Selengkapnya
Bara di Tungku Harapan
Bara di Tungku Harapan Tung Widut Malam hitam di terjang Pagi dingin dihilang Terik menjadi kawan Senja menjadi teman Merah rona panas membara Asap membumbung membuat lukisan Mengikis kabut yang Selengkapnya
Bertahan dalam Tangisan
Bertahan dalam Tangisan Tung Widut Hampir seluruh hidup bersama Dari titik nol sebuah perjalanan Keringat tercucur bersama derai air mata Menyusun hidup menuju tangga kehidupan Tanpa pesta tanpa hiasan Ijab Selengkapnya
Senja Merona
Senja Merona Tung Widut Mengabarkan malam kan datang Menyanjung desir angin segar Berhembus membawa kebahagiaan Menemani para petani menginjak pematang Pulang menuju rumah yang menjadi surga Langit jingga merona Memanjakan Selengkapnya
Tetes Air Mata Tanpa Kata Pisah
Tetes Air Mata Tanpa Kata Pisah Tung Widut Berjuta hari pagebluk ada Menjadi raja alam yang menakutkan Merenggangkan jarak kasih saudara sedarah Membuat ingatan samar terasa Demi hari kabar Selengkapnya
- Sebelumnya
- 1
- …
- 17
- 18
- 19
- 20
- 21
- …
- 26
- Berikutnya
Tidak Ada Lagi Postingan yang Tersedia.
Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.

















