Waktu Adalah Uang

Masihkah Relevan di Zaman Modern?

Terbaru, YPTD13 Dilihat

Waktu Adalah Uang

Masihkah Relevan di Zaman Modern?

Pendekatan Teknologi Digital

 

Bismillahirrahmanirrahim

Peribahasa “Waktu adalah uang” masih sangat relevan di era modern, bahkan maknanya semakin luas. Pada masa lalu, waktu dikaitkan dengan produktivitas bekerja secara fisik. Kini, di era teknologi digital, setiap detik memiliki nilai ekonomi yang dapat diukur melalui kecepatan informasi, efisiensi kerja, dan kemampuan memanfaatkan teknologi. Siapa yang mampu mengelola waktu dengan baik akan memiliki keunggulan kompetitif.

Teknologi digital telah mengubah cara manusia bekerja. Surat yang dahulu memerlukan waktu berhari-hari kini cukup dikirim melalui surat elektronik atau aplikasi pesan dalam hitungan detik. Pertemuan bisnis tidak lagi harus dilakukan secara tatap muka karena tersedia konferensi video. Dengan demikian, waktu yang dihemat dapat digunakan untuk menghasilkan karya atau pelayanan yang lebih bermanfaat.

Di sisi lain, teknologi juga menghadirkan tantangan. Media sosial, permainan daring, dan hiburan digital dapat menjadi “pencuri waktu” apabila tidak digunakan secara bijaksana. Banyak orang merasa sibuk, tetapi sesungguhnya kurang produktif. Oleh karena itu, kecakapan mengelola waktu menjadi bagian penting dari literasi digital pada abad ke-21.

Dalam dunia usaha, kecepatan merespons pelanggan menjadi faktor penentu keberhasilan. Pelaku UMKM yang memanfaatkan marketplace, pembayaran digital, dan kecerdasan buatan (AI) mampu melayani pelanggan lebih cepat, lebih akurat, dan lebih efisien. Di sinilah makna “waktu adalah uang” berkembang menjadi “waktu adalah nilai tambah” yang meningkatkan daya saing.

Islam juga mengajarkan pentingnya menghargai waktu. Allah SWT berfirman dalam Surah Al-‘Ashr, bahwa manusia berada dalam kerugian kecuali mereka yang beriman, beramal saleh, saling menasihati dalam kebenaran dan kesabaran. Pesan ini menunjukkan bahwa waktu bukan hanya bernilai ekonomi, tetapi juga bernilai ibadah, ilmu, dan kemaslahatan bagi sesama.

Pantun Melayu

  • Mentari pagi bersinar terang,
  • Burung berkicau di dahan tua.
  • Waktu bukan sekadar uang,
  • Tetapi amanah yang sangat berharga.

Pada akhirnya, di era kecerdasan buatan dan transformasi digital, peribahasa “Waktu adalah uang” tetap relevan, tetapi perlu dimaknai lebih mendalam. Waktu bukan hanya sumber penghasilan, melainkan modal untuk belajar, berinovasi, berkarya, dan beribadah. Mereka yang mampu memanfaatkan teknologi secara bijaksana akan menjadikan setiap detik sebagai investasi menuju masa depan yang lebih baik.

  • Salam Literasi
  • YPTD – Berkarya, Berbagi, Menginspirasi.
  • BHP, 28 Juli 2026
  • Thamrin Dahlan

 

 

 

Tinggalkan Balasan