Baru beberapa jam aku tertidur, setelah sholat malam meminta petunjuk kepada Allah untuk masalah yang aku hadapi. Dengan mata yang masih perih aku berjalan ke kamar mandi untuk mengambil wudhu Selengkapnya
Cerpen
Awal Deritaku (part 10)
Azan magrib sudah berkumandang dengan malas aku bangun dari tempat tidur, semenjak pulang tadi aku hanya berdiam diri di kamar. Duduk di atas kasur tidak tahu apa yang aku fikirkan, Selengkapnya
Awal Deritaku (part 9)
“ Terima kasih sudah mau menjenguk Ibu? Aku tidak menyangka, aku malah berfikir Cahaya pasti mengira aku membuat alasan untuk membatalkan janji makan siang kita.” Aku hanya tersenyum mendengar perkataan Selengkapnya
Awal Deritaku (part 8)
Rasanya aku sudah berabad – abad berada di kamar Ibu Indra tanpa mengeluarkan kata – kata seperti orang bisu. Aku hanya mendengar kata – kata Ibu dan Indra. Alhamdulillah aku Selengkapnya
Awal Deritaku (part 7)
Ku parkirkan mobilku disalah satu sudut di area pakiran rumah sakit, membuka pintu mobil keluar dan menekan kunci mobil sambil berjalan menuju rumah sakit, di depan rumah sakit aku baru Selengkapnya
Awal Derita Ku (part 6)
Pukul sudah menunjukkan angka 11.50 sebentar lagi aku akan menepati janjiku untuk makan siang dengan Indra, sebelum lagi aku berdiri dari kursi tempat dudukku, handphoneku berbunyi, meraihnya dan melihat siapa Selengkapnya
Awal Derita Ku (part 5)
Tok ..tok…tok pintu ruangan ku di ketok, Masuk. Pintu terbuka aku melihat office boy kantor disana, sambil mengangguk meminta izin untuk masuk, aku mengangguk member izin untuknya masuk. “ Bu Selengkapnya
Awal Derita Ku (part 4)
Sudah sepekan pertanyaan ibu tidak bisa aku jawab, persoalan jodoh bukannya aku tidak mau tapi karena alasan yang mungkin menurut orang lain hanya di buat – buat. Banyak orang yang Selengkapnya
Awal Derita Ku (part 3)
Pandangan mata karyawan yang memandangku tidak aku pedulikan, aku tahu mereka pasti bertanya, tumben bu Cahaya terlambat tidak seperti biasanya. Aku melangkah menuju ruanganku tanpa berbasa – basi dengan karyawan Selengkapnya
Awal Deritaku (part 2)
Itu 10 tahun yang lalu, sekarang aku manajer pada salah satu perusahaan ternama dikota tempat aku bekerja. Aku merasa biasa saja tapi tatapan dari teman sekantor serta kata mereka aku Selengkapnya
- Sebelumnya
- 1
- …
- 11
- 12
- 13
- 14
- 15
- …
- 23
- Berikutnya
Tidak Ada Lagi Postingan yang Tersedia.
Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.






