Sadarkah Dirimu Karya : Sim Chung Wei Bukan tak mungkin ku mencintaimu setelah sekian lama kita bersama cinta yang tumbuh bersemi selama ini dalam hati Ketikan rasa kebersamaanya disertai kenangan Selengkapnya
Fiksiana
Doa Mu
Doa Mu Tung widut Terucap dari bibir mungil Kata syarat makna Beribu doa Penuh harapan Cinta dari hati tulus Takut kehilangan Tahu keadaan Tak pernah terbayang Tak mungkin diam Untuk Selengkapnya
Puisi 05. Menggigit Sunyi
Puisi 05. Menggigit Sunyi Karya: There Lembayung senja telah menepi membawa seluruh jingganya pergi membiarkan malam merayu sepi memaksa bayu menggigit sunyi Bentangan semesta bagai permadani kunikmati temaram senja seorang Selengkapnya
Bosan, Istirahatlah Mencintaiku (1)
Prang, piring yang sudah penuh dengan nasi bersama kawan – kawannya jatuh dari tangan, ah petanda apa ini. Rasa tak sedap langsung menyerang dadaku, aku harap ini bukan petanda akan Selengkapnya
Dosa
Dosa Tung Widut Jerit tangis Pengakuan dosa Hanya pada Mu Ku pasrahkan Atas segala kesalahan Hapus kegalauan Hati tak menentu Mengingat berjuta kata Yang tak sengaja Berucap Berprasangka Atas Selengkapnya
Puisi 04. Menggigit Jiwa di Sela Jemari Hati
Puisi 04. Menggigit Jiwa di Sela Jemari Hati Karya. There Pekan Suci dan Kudus Menyejukkan jiwa yang haus Membasuh jiwa ego terbungkus Dalam Darah Dan Air Kudus Sang Penebus Hai, Selengkapnya
Janji Sang Matahari
Janji Sang Mentari Tung Widut Senyum mentari pagi Membawa berjuta harap Bukti atas janji Terasa tak terucap Perlahan melambung tinggi Semakin cerah Secerah janji terpenuhi Aku bisa memuja Mu Aku Selengkapnya
Ramadhanku Berjalan(2)
Sungguh jika ditanya bagaimana takutnya aku tentu aku takut tapi aku lebih takut lagi dengan bulan penuh berkah ini, aku tidak mau menodainya dengan menerima walaupun aku tahu sejumlah uang Selengkapnya
melepas rindu diangkasa
Melepas rindu di angkasa karya : Purwa Nur Alam Lenting suara menggelitik telinga ketika langit masih menutup aurat bumi pikiran bercengkrama di atas langit detak jantung lambat berdetak Selengkapnya
Menyesalkah
Meyesalkah Taukah kamu bahwa aku sekarang bahagia meski tanpa dirimu yang menghabiskan waktu sia-sia Menyesalkah kamu yang telah menolakku membuangku dari hatimu membiarkanku dingin membeku Sadarkah kamu dulu aku bergitu Selengkapnya
- Sebelumnya
- 1
- …
- 21
- 22
- 23
- 24
- 25
- …
- 383
- Berikutnya
Tidak Ada Lagi Postingan yang Tersedia.
Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.








