Menunggu Matahari Tung Widut Siang telah berjanji Akan membawa mentari Menyinari hati berderai Karena badai malam tadi Mata mulai berharap Tak mau terpejam Sebelum tahu warna pelangi Dari embun dan Selengkapnya
Fiksiana
Puisi 03. Selendang Pelangi Hati
Selendang Pelangi Hati Karya: There Apa kabar sahabat Lama kita tak berjabat Semoga dirimu selalu sehat Berharap jumpa hingga terlihat Dumay mempertemukan kita Salam aksara mengungkap rasa Meniti hari dalam Selengkapnya
Puisi 2 : Merobek Wajah Langit
Merobek Wajah Langit Karya : There Memasuki Pekan Suci merobek wajah langit dosa diri menebas nikmat dosa tercicip sepi lepaskan balutan dosa menyelubungi dalam setiap lekuk jiwa begitu tersembunyi Takperlu Selengkapnya
Ramadhanku Berjalan
Lima belas hari telah berlalu, mungkin rasa dahaga serta lapar tidak lagi menjadi sesuatu yang utama lagi. Berulang kali aku mengurut dada, mencari dalam terang tapi masih saja ada yang Selengkapnya
Bersama Mereka
Bersama Mereka Tung Widut Diantara mereka Duduk satu meja Bercerita tentang rasa Pada pencerita Canda tak ada ujung Berandai Didisipi data keseriusan Pudarlah prasangka Antara kawan setia
Hariku Kini
LP Hariku Kini Tung Widut Tiba saat Nya Menerima rasa atas coba Titah harus dijalankan Sebuah nikmat Sakit dalam senyum Diam tanpa usaha Bukan itu Mati adalah teka-teki Usaha Selengkapnya
Puisi 1. Pendar Sinar Kasih
Pendar Sinar Kasih Di hamparan kesunyian alam Kunantikan hadirmu meniti malam Walau sepi kian terasa mencekam Membuat rindupun semakin teranyam Kusimpan rindu ini dalam derap waktu Meski terasa kian lama Selengkapnya
Cincin Belah Rotan (2)
Netraku melirik cincin berlian yang terlihat mewah di jari Ibunya Nita yang menghapus air mata yang turun dari netranya setelah aku menceritakan apa yang menimpa Nita. Cincin ikatan cinta yang Selengkapnya
Menunggu Langit Senja
Menunggu Langit Senja Tung Widut Senja idola Warna keemasan membentuk harapan Mampukah puasa sampai sore tiba Pasti mampu Jeritan di hati terdalam Kebesaran diri harus ada Membawa nikmat dalam segala Selengkapnya
Berjuang Melawan Waktu
Berjuang Melawan Waktu Karya : Sim Chung WeiDetak jarum jam terus berputardua puluh emapat jam seharitak lelah berputarmemberikan pertanda pada diriMencoba menghentikan langkahnyamemperlambatpun suatu kemustahilandiriku rapuh tak berdayamengejar arah kehidupanLorong Selengkapnya
- Sebelumnya
- 1
- …
- 22
- 23
- 24
- 25
- 26
- …
- 383
- Berikutnya
Tidak Ada Lagi Postingan yang Tersedia.
Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.










