Puisi Satire : Negeri Seribu Pecundang Nina Sulistiati Tepuk tangan membahana di jagat raya Menyambut sang juara penuh suka cita Demi mengharumkan bangsa itu sudah biasa Dan tak perlu jadi Selengkapnya
Puisi
Pejuang
KMAB 33 Pejuang Berbaju rapi berbadan tegak Maju melangkah siap bergerak Mempertahankan harga diri bela negeri Meraih hajat hidup mandiri Engkau bawakan senjata di tangan Tuk Selengkapnya
Hujan Senja Hari
Hujan senja hari mengingatkan berpuluh helai-helai kenangan yang pernah kita torehkan selama dalam perjalanan Berdua kita pernah diguyur hujan deras dihantam badai ganas Kita kuat karena bergandengan tangan Selengkapnya
Jerat Cinta
Jerat Cinta Ribuan hari yang lalu Saat kita pertama bertemu Tak banyak yang kuingat tentang dirimu… Kau memakai baju apa Kita berbicara tentang apa Sama sekali tiada kenangan tentang Selengkapnya
Bersinar Hingga Memudar
Bersinar Hingga Memudar Terkadang Merindukan sapa itu Yang hadir bersama semburat fajar pagi Terik surya di siang terang Maupun rembang yang membayang Yang hadir di hangat dan dingin cuaca Selengkapnya
Aku Baik-Baik Saja
Aku Baik-Baik Saja Kepada sejumput kerinduan Yang masih tersisa di relung hati Yang masih enggan menapakkan kaki Yang masih setia menemani di ujung hari Dengarkanlah bisikku, Betapa aku Selengkapnya
Gayung Tak Bersambut
Gayung Tak Bersambut Lagumu berhenti di sini Ketika aku mulai menyukai Alun nada yang kau gubahkan Ketika aku mulai menikmati Denting musik yang kau mainkan Lagumu berhenti di sini Ketika Selengkapnya
Tetap Mempesona Meski Dilupa
Tetap Mempesona Meski Dilupa Keberadaan yang tiada Yang pernah disanjung puja Membuat pipi merah merona Meluapkan bahagia di jiwa Terima kasih untuk nyala semangat dan motivasi Yang dahulu Selengkapnya
Bye-bye, Moccachino…
Bye-bye, Moccachino… Pada setiap teguk yang pernah kucecap Kehangatanmu pernah kurasa Bersama aromamu yang menguar di udara Dan cita rasamu yang menawan lidah Kehangatanmu… Bagaikan pelukan kekasih hati Selengkapnya
Senja, Yang Berharap Kasih Sayang dan Cinta
Senja, Yang Berharap Kaih Sayang dan Cinta Oleh : Raja zainol afandi Senja tua kusut keriput Duduk kursi bergoyang Telah menyapa tua kian datang berharap kasih sayang dan cinta Selengkapnya
- Sebelumnya
- 1
- …
- 69
- 70
- 71
- 72
- 73
- …
- 240
- Berikutnya
Tidak Ada Lagi Postingan yang Tersedia.
Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.








