Bulanpun Menanti Senja Tung Widut Dalam terang dengan pasi berdoa Bulan datang tak punya daya Putih saat terik meraja Tak ada yang memperhatikan keindahan Awan putih dalam hamparan langit biru Selengkapnya
Puisi
Sudahkah Kita Memaknai Kemerdekaan Negeri Ini
Oleh : Raja zainol afandi Sudahkah kita memaknai kemerdekaan negeri iniAda cerita duka yang telah pergi Menjadi saksi sumpah negeri Aku bertanyaRatapan mata melirik ke sudutDesa juga kota Ku lihat Selengkapnya
Pementasan Srnja
Pagelaran Senja Tung Widut Suka riang terpancar pada wajah Senyum termanis dikembangkan Gerak gemulai disajikan Dusta apa yang belum diberikan Totalitas dalam penampilan Dari enam rembulan menemani latihan Membentuk Selengkapnya
Rindu 123
KMAB 32 Rindu 123 Wahai Ibu dan Kakak Rindu rasanya akan satu, dua dan tiga Berkumpul bersama dalam keluarga Duka, bahagia saling berbagi Satu, dua dan tiga saling Selengkapnya
Wanita, Kopi dan Senja
Setiap senja seorang wanita berbalut kain merah jingga melintas di garis cakrawala dengan senyuman mesra Seperti biasa kami berbincang berdua menikmati kopi mata beningnya lekat menatapku membawa khayal asmaraku menyatu Selengkapnya
Balada Anak Desa
KMAB 31 Balada Anak Desa Udara sejuk pedesaan menemani si kecil meladang Menggembala kambing sambil berdendang Bercanda tawa penuh kegembiraan Lepas bebas seakan hidup tanpa beban Selengkapnya
Senja Tunggu Dulu
Jangan pergi dulu hari masih terang burung-burung belum kembali kelelawar masih nyaman di sarang Senja, tunggu dulu kita nikmati secangkir kopi berbincang-bincang santai mengenang masa lalu Kita selalu Selengkapnya
Senja Bersama Mereka
Senja Bersama Mereka Tung Widut Gerak gemulai di atas panggung Senyum termanis disuguhkan Goyang seirama alunan kendang Dinikmati dikala senja tiba Di sini Di altar terindah teater bung Karno Pentas Selengkapnya
Nyanyian Asa
Nyanyian Asa Ada irama yang mengalun merayu Menyapa dengan pesona Memberi gamang di jiwa Ada nyanyian yang merdu merayu Mengajak menjajak bahagia Meski hanya fatamorgana Ada gairah yang bersemangat merayu Selengkapnya
Tidak Ada Yang Abadi
Tidak Ada Yang Abadi Kutulis kisah ini di sehelai papyrus Kau kutunggu bersama rindu yang aus Adakah ombak telah menggerus Bebatuan melumut Tertutup fosil yang ngelangut Lentik tarian jawa di Selengkapnya
- Sebelumnya
- 1
- …
- 70
- 71
- 72
- 73
- 74
- …
- 240
- Berikutnya
Tidak Ada Lagi Postingan yang Tersedia.
Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.









