LOSS GENERATION Oleh : Hariyanto_pentigraf Pandemi Covid 19 saat ini sungguh sangat memukul kehidupan di seluruh bumi ini. Manusia menjadi terbatas berinteraksi karena harus menggunakan masker dan menjaga jarak. Selengkapnya
Karena Menulis Aku Ada (KMAA)
Celoteh Anak Melayu Pesisir
Celoteh Anak Melayu Pesisir W A S I A T Nak Umurmu baru satu hari Satu minggu Satu bulan Nak Umurmu sudah satu tahun Berjalan terpapah papah jatuh dan Selengkapnya
Dari Literasi Tutur ke Literasi Tulis (Waspada: Jangan Mau Ditikuskan)
BARU-baru ini saya mendapat kiriman video dari seorang teman. Viedeo dishare di WA Grup Keluarga Kito Silaturrahmi. Tersindir juga rasanya oleh isi video singkat berdurasi 3’.33’’ itu sebagaimana tuturan penutur Selengkapnya
Vonis
Vonis : Kharir Hatta Sambil meranap kenangan silam Waktu terasa begitu berharga Harus dihadapi ataukah diakui Kini waktumu tak lama lagi Hari-hari jadi penuh doa Tiada Selengkapnya
Mari Diskusi
Mari Diskusi : Kharir Hatta Merapatlah kemari untuk berdiskusi Mari kita berbincang Mempersoalkan hidup Bukan menunggu takdir Mari menepi sejenak dari beban duniawi Berani kosongkan hati Selengkapnya
Pengungsi
Pengungsi : Kharir Hatta Tak tahu lagi Harus ke mana Jalan ini curam menciutkan nyali Kadang terjal mendaki Selarik doa untuk kalian Agar perang tak Selengkapnya
Celoteh Anak Melayu Pesisir Pulau
Celoteh Anak Melayu Pesisir Pulau ” MERAJUT IMPIAN ” Tiga puluh empat tahun silam Tanpa seragam putih merah lekat di badan Anak pesisir pulau mengkais impian Terus berlali tuk kejar Selengkapnya
LARIK-LARIK KEHIDUPAN
BANTUAN SOSIAL Oleh: Tini Sumartini Ketika bantuan sosial cair Terhalau rasa khawatir Sementara galau terusir. Bagai mendapat ikan Seketika dapat dimakan Perut pun terkenyangkan Berapa lama tercukupkan? Bansos menjadi jalan Selengkapnya
Menulis Kehidupan
Apakah Anda pernah menghadapi jalan buntu ketika mengunjungi satu kota? Bagaimana perasaan Anda saat itu? Apakah panik, cemas atau takut? Apa tindakan Anda kemudian? Mencoba bertanya? Bagaimana kalua tidak bertemu Selengkapnya
Catatan Inspiratif Part 4 (Orasi Yang Berbuah Manis)
“Nasib lebih rumit dibanding rumus fisika saat SMA, tidak sesuai kehendak dan rencana manusia, tidak terprediksi“. Rhein Fathia. Tentang sebuah larik kehidupan yang bercumbu di atas mimpi, bagiku episode masa Selengkapnya
- Sebelumnya
- 1
- …
- 252
- 253
- 254
- 255
- 256
- …
- 298
- Berikutnya
Tidak Ada Lagi Postingan yang Tersedia.
Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.








