Life is Beautiful When Children Smile (Hidup Terasa Lebih Indah Ketika Semakin Banyak Anak Tersenyum)

Omjay dan anak-anak Mongolia. (Dokumentasi Pribadi)
Tema Utama Internasional Children Festival atau ICF 2025 adalah: “Life Is Beautiful When Children Smile”. Sebuah tema yang sangat bagus sekali. Hidup akan lebih indah bila banyak anak tersenyum. Inilah kisah Omjay kali ini yang sedang berada di kota Ankara Turkiye. Omjay ditugaskan untuk mendampingi siswa SMP Labschool Jakarta bersama ibu Alpiah Pijri.

Foto bareng siswa SMP Labschool Jakarta. (Dokumentasi Pribadi)
Festival Anak Internasional 2025 telah diselenggarakan dengan tema utama “Life Is Beautiful When Children Smile” atau “Hidup Ini Indah Ketika Anak-Anak Tersenyum”. Tema ini menekankan pentingnya kebahagiaan dan kesejahteraan anak-anak dalam menciptakan dunia yang lebih indah dan harmonis.

Foto bareng anak Indonesia dengan negara lain. (Dokumentasi Pribadi)
Omjay banyak mendapatkan pelajaran yang sangat berharga dari kegiatan yang sangat baik ini. ICF sudah terlaksana sebanyak 47 kali oleh televisi dan radio turkiye atau TRT. Kegiatannya sangat meriah sekali dan dihadiri oleh 30 negara dari 5 benua yaitu Amerika, Afrika, Australia, Asia, dan Eropa. Kami saling mengenal budaya masing-masing negara.

Foto bersama di depan baliho. (Dokumentasi Pribadi)
Menumbuhkan Kebahagiaan dan Kreativitas Anak-Anak
Festival ini bertujuan untuk menumbuhkan kebahagiaan dan kreativitas anak-anak melalui berbagai kegiatan yang menyenangkan dan edukatif. Dengan tema “Life Is Beautiful When Children Smile”, festival ini diharapkan dapat menjadi platform bagi anak-anak untuk mengekspresikan diri, berbagi pengalaman, dan membangun persahabatan dengan anak-anak lain dari berbagai negara.

Baliho tema icf 2025. (Dokumentasi Pribadi)
Kegiatan yang sangat Menarik
Festival Anak Internasional 2025 telah menampilkan berbagai kegiatan yang menarik, seperti pertunjukan seni, musik, tarian, dan permainan tradisional. Anak-anak juga telah memiliki kesempatan untuk berpartisipasi dalam workshop dan aktivitas yang dirancang untuk mengembangkan kreativitas dan keterampilan mereka.

Pertemuan anak-anak dari 30 negara. (Dokumentasi Pribadi)
Membangun Dunia yang Lebih Indah
Dengan tema “Life Is Beautiful When Children Smile”, festival ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi anak-anak dan orang dewasa untuk menciptakan dunia yang lebih indah dan harmonis. Dengan menumbuhkan kebahagiaan dan kreativitas anak-anak, kita dapat membangun masa depan yang lebih cerah dan penuh harapan.

Omjay di acara icf 2025. (Dokumentasi Pribadi)
Kita berharap tak ada lagi perang antarnegara dan semuanya menjalankan misi perdamaian agar dunia menjadi tentram dan damai. Tak ada lagi anak-anak yang menangis akibat korban perang seperti di Palestina. Kami melihat bagaimana anak-anak dari Palestina tampil dan membawa misi perdamaian.

Bu Alpiah dan anak-anak Turkiye. (Dokumentasi Pribadi)
Festival Anak Internasional 2025 dengan tema “Life Is Beautiful When Children Smile” adalah acara yang sangat menarik dan inspiratif. Bagi Omjay yang ikut hadir mendampingi siswa Indonesia, kegiatan ini sangat bermanfaat. Semoga Indonesia dapat menyelenggarakan kegiatan yang baik ini.

Siswa SMP Labschool Jakarta. (Dokumentasi Pribadi)
Dengan menumbuhkan kebahagiaan dan kreativitas anak-anak, festival ini diharapkan dapat menjadi platform bagi anak-anak untuk mengekspresikan diri dan membangun persahabatan global. Mari kita nantikan acara yang penuh warna dan keseruan ini tahun depan! Semoga sekolah kami di SMP Labschool Jakarta diundang kembali.

Foto EMIR sISWA SMP LABSCHOOL JAKARTA bareng presiden Erdogan. (Dokumentasi Pribadi)
Presiden Recep Tayyip Erdogan dari Turki menyampaikan pesan inspiratif kepada siswa SMP Labschool Jakarta dan anak-anak dunia dalam acara Internasional Children Festival (ICF) 2025 di Istana Kepresidenan Ankara, Turki. Anda dapat menonton siaran ulangnya melalui televisi dan radio turki atau TRT.

Petugas Televisi dan Radio Turki atau TRT sedang meliput kegiatan. (Dokumentasi Pribadi)
Berikut beberapa poin penting dari pesannya:
A. Pendidikan sebagai Kunci Masa Depan:
Presiden Erdogan menekankan pentingnya pendidikan dan pengembangan diri bagi generasi muda untuk mencapai masa depan yang cerah.
B. Membangun Karakter dan Kepemimpinan:
Beliau mendorong siswa untuk menjadi pemimpin yang berintegritas, memiliki visi, dan mampu membawa perubahan positif dalam masyarakat.
C. Kerja Sama dan Persahabatan:
Presiden Erdogan juga menekankan pentingnya kerja sama dan persahabatan antara negara-negara dan budaya yang berbeda untuk menciptakan dunia yang lebih harmonis.

Bu Alpiah foto dengan anak turki. (Dokumentasi Pribadi)
Dengan menekankan nilai-nilai tersebut, Presiden turkiye, Erdogan berharap anak-anak dapat menjadi agen perubahan positif dan membawa dampak bagi masyarakat dan dunia. Anak-anak dapat dijadikan media pemersatu bangsa dari berbagai negara di seluruh dunia. Pada hakikatnya kita semua berasal dari nabi Adam dan Siti Hawa.

Emir siswa SMP Labschool Jakarta memberikan karangan bunga ke presiden Erdogan. (Dokumentasi Pribadi)
SMP Labschool Jakarta tahun ini mengirimkan 13 siswa dan 2 orang guru untuk mengikuti Festival Hari Anak Internasional di Ankara, Turki, dan sebagai bagian dari misi budaya. Tahun lalu kami juga mengirimkan 12 siswa dan 2 orang guru pendamping yaitu ibu Eni Nuraini dan pak Erwin Marwiansyah.

13 siswa SMP Labschool Jakarta di AnkaraTtURKIYE. (Dokumentasi Pribadi)
Kegiatan internasional children festival atau ICF ini bertujuan untuk mempromosikan pertukaran budaya dan meningkatkan kesadaran tentang hak-hak anak dan kesejahteraan anak-anak.
Rombongan kami juga didampingi oleh pak Zakaria dari TVRI. Kegiatan ini juga merupakan kerja sama antara TVRI dan TRT. Semoga TVRI diberikan anggaran dana yang besar untuk bisa menyelenggarakan acara hari anak internasional seperti yang diadakan TRT atau televisi radio Turkiye.

Omjay dan pak Zakaria dari TVRI. (Dokumentasi Pribadi)
Dengan berpartisipasi dalam kegiatan festival ini, siswa-siswa SMP Labschool Jakarta dapat:
A. Meningkatkan pengetahuan dan kesadaran tentang budaya Turki dan negara-negara lain
B. Berbagi pengalaman dan belajar tentang kehidupan anak-anak di negara-negara lain
C. Meningkatkan kemampuan komunikasi dan kerja sama dengan anak-anak dari berbagai negara

Penampilan siswa SMP Labschool Jakarta. (Dokumentasi Pribadi)
Kegiatan ini juga dapat menjadi kesempatan bagi siswa-siswa SMP Labschool Jakarta untuk mengembangkan kemampuan mereka dalam berbagai bidang, seperti bahasa, budaya, dan kerjasama tim. Inilah hal penting yang tidak mereka dapatkan dalam materi pelajaran di sekolah. Mereka sangat beruntung dapat bertemu dengan anak dari negara lain dan bertemu dengan Presiden Turkiye, Bapak Erdogan. Beliau adalah pemimpin yang dikagumi rakyat Turkiye.

Perwakilan siswa SMP Labschool Jakarta di Ankara Turkiyr. (Dokumentasi Pribadi)
Kegiatan Festival Hari Anak Internasional ke Ankara Turkiye dihadiri 13 siswa SMP Labschool Jakarta. Labschool kirimkan 13 siswa dan 2 orang Guru untuk Misi Budaya. Alhamdulillah Omjay dan Bu Alpiah ditunjuk menjadi guru pendamping. Beritanya sudah ada di harian media nasional.
Demikianlah kisah Omjay tentang tema hari anak internasional di Ankara Turki yang Omjay ikuti selama mendampingi siswa SMP Labschool Jakarta. Hidup akan lebih indah bila semakin banyak anak-anak tersenyum dan tidak menangis karena perang antar negara di dunia. Sudah saatnya kita saling berdamai dan berkasih sayang agar dunia semakin indah.
Salam blogger persahabatan
Omjay/Kakek Jay
Guru blogger Indonesia
Omjay guru blogger Indonesia. (Dokumentasi Pribadi)
Follow Instagram @kompasianacom juga Tiktok @kompasiana biar nggak ketinggalan event seru komunitas dan tips dapat cuan dari Kompasiana. Baca juga cerita inspiratif langsung dari smartphone kamu dengan bergabung di WhatsApp Channel Kompasiana di SINI
Konten ini telah tayang di Kompasiana.com dengan judul “Life is Beautiful When Children Smile”, Klik untuk baca:
https://www.kompasiana.com/wijayalabs/68099764ed64157e376547a2/life-is-beautiful-when-children-smile?page=all#section3
Kreator: Wijaya Kusumah
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Tulis opini Anda seputar isu terkini di Kompasiana.com












