Berjuang Melawan Waktu

Berjuang Melawan Waktu Karya : Sim Chung WeiDetak jarum jam terus berputardua puluh emapat jam seharitak lelah berputarmemberikan pertanda pada diriMencoba menghentikan langkahnyamemperlambatpun suatu kemustahilandiriku rapuh tak berdayamengejar arah kehidupanLorong

Permainan  : Siapakah aku?

Permainan  : Siapakah aku? Rabu, 15 Februari 2023 saya mempersiapkan kertas-kertas seukuran kartu, yang berisi pertanyaan tantang benda di sekitar kita. Nama permainannya  siapakah aku?. Saya gunakan sebagai permainan diawal

Penjara Cinta

Penjara Cinta Sim Chung Wei Tertawan dalam pesona terpenjara oleh asmara diikat oleh belenggu cinta terpenjara dalam jeruji rindu Keberanian yang terkurung kata cinta yang tak terucapkan luapan perasaan yang

Termenung

Termenung Karya : Sim Chung Wei Menikmati senja menjelang dalam hening udara sejuk ditemani rintik hujan jarang-jarang dan menghirup hawa senja yabg merajuk Lembayung  tertutup mendung dedaunan tertimpa air tidak

Perjalanan Cahaya

Perjalanan Cahaya Karya : Sim Chung Wei Menembus kegelapan memberikan penerangan membubarkan kesunyian membawa pesan perdamaian Bergerak sangat cepat dalam aliran gelombang energi partikel-pertikel energi rapat melesat dengan kecepatan tinggi

Lakukan yang Terbaik

Lakukan yang Terbaik Karya : Sim Chung Wei Keletihan dalam tubuh ketegangan pada syaraf tak sanggup meski hanya menyentuh hanya bisa meminta maaf Berusaha lakukan yang terbaik namun tak berhasil

Keselarasan Sempurna

Keselarasan Sempurna Karya: Sim Chung Wei Ekosistem global tak terbatas terkoneksi secara ajaib tak terduga secara logika lewat tangan sang Khalik Individu dalam semesta bagai titik  diselembar kain putih bagai

Lembaran Kisah Hidup

Lembaran Kisah Hidup Karya : Sim Chung Wei Lembaran kisah hidupku setiap hari kubuka kutulis dengan kisahku dengan tinta jiwa Sampai pada titik ini bertanya kapan lembaran ini habis? pertanyaan

Hening

Hening karya : Sim Chung Wei Dalam sunyi kuberdiam tanpa ada getaran suara bukan dalam gelap kelam sunyi memberi rehat bagi raga Diam seribu bahasa saat tenang bagi pikiran memberi

Tidak Ada Lagi Postingan yang Tersedia.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.