Diam sering dianggap emas untuk menjaga kehormatan diri, menenangkan hati, dan menghindari konflik yang tidak perlu. Di era media sosial, banyak orang mudah memberi opini atau “menggurui” tanpa mempertimbangkan siapa yang diajak bicara.
Pepatah Afrika. berbunyi: “Jangan mencoba mengajari gorila tua jalan di dalam hutan”. Ada juga pepatah:”Jangan mengajari bebek berenang”. Maknanya cukup tajam tentang pengalaman, kebijaksanaan, dan batasan dalam memberi nasihat ataupun berbicara. Pesan utamanya sederhana:
jangan mengajari orang yang sudah sangat berpengalaman tentang hal yang sudah ia kuasai.
“Gorila tua” melambangkan sosok yang telah lama hidup, menghadapi banyak situasi, dan belajar langsung dari realitas. Ia tidak hanya tahu “jalan hutan”, tetapi sudah menjalani dan menginternalisasikannya. Dalam kehidupan, pengalaman seringkali lebih dalam daripada teori. Karena itu dikatakan pengalaman adalah guru terbaik.
Memang tidak semua pengetahuan bisa diajarkan secara instan. Ada hal-hal yang hanya bisa dipahami melalui waktu, kegagalan, dan refleksi.
Ini menjadi pengingat untuk menghargai proses hidup seseorang.
Lebih dari itu pepatah ini juga menyindir sikap orang yang merasa lebih tahu, padahal ia sedang berbicara kepada orang yang jauh lebih berpengalaman. Karenanya sebelum memberi saran, perlu menilai: apakah orang ini justru lebih tahu daripada kita?
Kebijaksanaan bukan sekadar banyak bicara, tetapi tahu kapan harus diam dan belajar dari yang lebih berpengalaman.
(Abraham Raubun. B.Sc, S.Ikom)






