ICE CREAM: BERMULA DARI CAMPURAN SUSU, MADU DAN SALJU

Terbaru3 Dilihat

Ketika melintasi suatu jalan di Jakarta Pusat, tiba-tiba kawan  yang menyetir mobil yang kami tumpangi berbelok ke suatu tempat. Ternyata itu kedai es cream yang cukup terkenal dan legendaris yang konon sudah buka sejak 1932. Salah satu menunya yang kondang adalah Spaghetti Ice Cream. Ini ala Italy.

Es cream itu dikenal sebagai makanan beku dibuat dari produk susu yang diberi  perasa dan pemanis buatan atau alami. Campuran ini didinginkan dengan mengaduk sambil mengurangi suhunya untuk mencegah pembetukan kristal es besar. Ketika asyik mencicipi es krim yang memang terasa sedap di lidah, terlintas dibenak bagaimana asal-usul orang membuat es krim ini.

Menelusur asal-usul es krim, konon datang dari negeri Tirai Bambu-Tiongkok Kuno di tahun 2000 SM. Dikisahkan Kaisar Tang dari Dinasti Shang menyajikan hidangan mirip es cream yang terbuat dari campuran  susu, madu dan salju.

Ada juga kisah dari zaman kekaisaran Romawi. Kaisar Nero mengimpor salju dari pegunungan Alpen dan mencampurnya dengan nektar madu dan buah-buahan.

Pada abad ke-18 tercatat resep es cream mulai dituliskan secara resmi di Inggris, dan istilah “ice cream” mulai populer digunakan di seluruh dunia. Es cream pertama kali dikenal di Nusantara pada masa penjajahan Belanda. Saat itu masih  merupakan hidangan mewah dan sangat mahal, hanya bisa dinikmati oleh kalangan elit  Eropa di kota-kota besar seperti Batavia, Bandoeng, dan Soerabaya.

Kini jenisnya beragam bersarkan bahan dasar yang digunakan sebagai campuran, tekstur, dan metode pembuatannya.  Ada susu, buah, atau yogurt. Tentu dari sisi  Gizi menjadi sumber energi yang tinggi.

Berdasarkan komposisi & Tekstur ada yang dikenal dengan: Gelato: Es cream khas Italia dengan tekstur lebih padat, lebih sedikit kandungan udara, dan rasa yang lebih pekat.

Soft Serve: teksturenya sangat lembut dan ringan, biasa disajikan menggunakan mesin khusus seperti di gerai Mal atau resto makanan cepat saji.

Frozen Yogurt (Froyo): Bahan dasarnya yogurt, rasanya  cenderung asam dan sering disajikan dengan aneka topping buah atau kacang.

Sorbet: Varian menyegarkan tanpa kandungan susu, terbuat dari sari buah, air, dan gula sehingga cocok untuk para vegetarian.

Sherbet: ini sorbet yang dipadukan dengan es krim karena menggunakan sedikit produk susu sehingga lendah lemak.

Di Indonesia pun ada Es tradisional mirip es cream. Bahannya tidak memakai susu, tapi santan, dan dibuat dengan cara diputar-putar di dalam tabung es batu sehingga di namakan es puter.

Di Turki ada Dondurma yang terkenal memiliki tekstur kenyal, lengket, dan tidak mudah meleleh.

Bagi para pencinta es cream sehari tanpa es krim adalah hari yang sia-sia.” – begitu kata Iain Pears.
(Abraham Raubun.B.Sc, S.Ikom)

Tinggalkan Balasan